Milad ke-19, Forkomi UAJY Sambangi Panti Asuhan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (Forkomi) UAJY menggelar tasyakuran memperingati Israj Mi'Raj 27 Rajab 1438 H sekaligus hari jadinya yang ke-19 di Panti Asuhan Al Wahhaab Sinar Melati 1 Sleman.

"Kami menggelar acara ini untuk memperingati Israj Mi'raj sekaligus hari jadi Forkomi yang ke-19," ujar ketua Forkomi Alfin Nasution (19) kepada KRJOGJA.com, Senin (24/04/2017).

Kegiatan yang mengusung tajuk 'Membangun Negeri dan Meneladani Nabi' ini pun diawali dengan sharing yang disampaikan Dr Okrisal Eka Putra lc MaA. Dalam materinya itu, Okrisol mengutarakan pentingnya anak muda untuk bercita-cita setinggi-tingginya. Selain itu, ia juga menyambut baik kegiatan yang digelar Forkomi. Menurutnya, hal tersebut menandakan bawah kepedulian sosial anak muda masih ada.

"Saya mengapresiasi Forkomi yang mau ngadain acara ulang tahun di panti asuhan. Biasanya kan kalau ulang tahun pada di kafe senang-senang sendiri, tapi ini mau di panti asuhan untuk berbagi dengan orang lain," tegasnya usai memberikan materi.

Okrisol pun berharap agar acara-acara serupa sering diselenggarakan. Baginya, kegiatan tersebut tidak harus diadakan di panti asuhan, melainkan juga bisa di panti jompo atau panti rehabilitasi.

"Kita bisa menyelenggarakan kegiatan serupa di komunitas lansia ataupun panti rehabilitasi. Ini perlu selalu diadakan untuk menjalankan silaturahmi, karena dari sini kita juga menjadi tahu tentang kelebihan dan kekurangan diri," imbuhnya.

Kegiatan ini semakin berwarna setelah hadirnya komunitas-komunitas lintas agama. Perwakilan dari Mahatma (Hindu), Kamadhis (Buddha), Garuda Katolik, dan Leaders Community pun turut berbagi pengalaman dengan puluhan anak asuh Panti Asuhan Al Wahhaab Sinar Melati 1.

KD Yoga Gunatika (20) yang hadir mewakili Mahatma ini merasa senang dengan dilibatkannya dalam kegiatan lintas agama. Menurutnya, acara yang diselenggarakan Forkomi membuat dirinya dapat menjalin hubungan baik dengan teman-teman yang berbeda keyakinan dengannya. Selain itu, ia juga menilai bahwa acara yang diadakan berlangsung seru sehingga mampu membuat kebersamaan dan kekeluargaan semakin hangat.

"Forkomi mengadakan kegiatan ini untuk menyatukan teman-teman lintas agama, intinya adalah membangun kebersamaan dan kekeluargaan bersama maka dari itu kami hadir dan berkontribusi," ungkap pria asal pulau Bali itu. (Mg-10)

BERITA REKOMENDASI