Minim Sekolah Daftar di Akun LTMPT

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Hingga Rabu (25/12 2019)  ,jumlah sekolah yang sudah melakukan registrasi dan menyelesaikan secara permanen data akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) masih minim. 

Diperkirakan registrasi akan membludak di akhir masa penutupan, yakni 7 Januari 2020. Sampai Senin, 23 Desember 2019 pukul 20.11 WIB, jumlah sekolah yang yang mendaftarkan akun baru 17.711 sekolah. Dari jumlah tersebut, akun sekolah aktif hanya 16.654 sekolah.

Baru 5.842 sekolah saja yang sudah menyelesaikan secara permanen data akunnya," Demikuan Wakil Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih, ketika dihubungi melalui telp Rabu (25/12 2019)

Sementara jumlah siswa yang mendaftar akun sebanyak 855.874 siswa, dengan jumlah akun siswa aktif sebanyak 798.603.  Dari jumlah tersebut, baru 461.057 siswa di antaranya yang telah menyelesaikan secara permanen.

Kini sekolah masih mempersiapkan diri dan melakukan sejumlah sinkronisasi data siswa dan sekolah.  Menurutnya masih ada waktu sekitar dua minggu sebelum berakhir masa registrasi 7 januari 2020.  

"Biasanya di hari-hari akhir terjadi lonjakan," ujar Rektor Universitas Airlangga ini.

Untuk mendorong sekolah agar segera melakukan registrasi, LTMPT telah menggencarkan upaya sosialisasi yang melibatkan Perguruan Tinggi Negeri.  "Sosialisasi lebih gencar lagi. Setiap PTN sudah memiliki tugas sosialisasi di wilayah masing-masing," ujarnya.
Sebelumnya Tim Pelaksana LTMPT telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Permanen Data Akun LTMPT 2020.  Dalam surat yang ditandatangani Ketua LTMPT, Ravik Karsidi pada 17 Desember 2019 disebutkan, bahwa belum semua SMA/SMK/MA dan siswa melakukan simpan permanen data akun LTMPT. 
Data yang disampaikan Ravik tersebut berdasarkan perkembangan data yang telah ada di portal LTMPT sampai 16 Desember 2019.  Pendaftaran akun LTMPT bagi sekolah dan siswa yang akan mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ditetapkan 2 Desember 2019 – 7 Januari 2020.

Bagi sekolah yang sudah melakukan simpan permanen data tidak perlu khawatir, sebab sekolah tetap dapat melakukan pembaruan data atau update data sekolah melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun Data Pokok Pendidikan Islam (Emis Pendis) Kemenag.  Hal itu tetap dapat dilakukan selama masa pendaftaran masih dibuka sampai 7 Januari 2020. 

Sekolah segera melakukan registrasi akun LTMPT.  "Apabila sampai dengan tanggal yang telah ditetapkan (7 Januari 2020) sekolah ataupun siswa masih belum melakukan perubahan status permanen data-datanya, maka siswa dan sekolah tidak dapat melakukan pendaftaran di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) dan SNMPTN 2020," tegas mantan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.(ati)
 

BERITA REKOMENDASI