Nilai Akademis Tidak Cukup untuk Masuk ke Kampus Unggulan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Nilai Akademis tidak cukup untuk masuk ke kampus unggulan. Demikian diungkapkan Mantan tim seleksi penerimaan mahasiswa di salah satu kampus Ivy League atau unggulan di Amerika Serikat Benjamin Schwartz,dalam siaran persnya, Kamis (2/6/2022).

“Nilai akademis (SAT, ACT dan transkrip akademis) hanya menentukan 40 persen dari total penilaian dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, selebihnya, 30 persen penilaian terhadap kegiatan pengayaan akademik dan kepemimpinan dan 30 persen lainnya dari hasil esai dan wawancara dengan kandidat. Jadi, mereka yang hanya mengandalkan nilai akademis selama sekolah, tentu sangat kecil kemungkinannya untuk diterima,” ujar Benjamin.

Jumlah calon mahasiswa yang mendaftar di sejumlah kampus dunia, seperti Universitas Harvard, meningkat hingga 43 persen atau bertambah 17.000 dari tahun sebelumnya.

“Meroketnya jumlah pendaftar sangat mempengaruhi kesempatan calon mahasiswa untuk diterima di universitas-universitas terbaik itu, sehingga persaingan menjadi jauh lebih ketat dan menampilkan profil yang menonjol di formulir pendaftaran menjadi lebih penting dari sebelumnya,” kata Country Manager Crimson Education, Vanya Sunanto.

Transisi dari pandemi menuju endemi, kata dia, ternyata turut mengembalikan agenda pendidikan yang disiapkan orang tua bagi anak-anaknya, termasuk pendidikan tinggi di universitas terbaik di luar negeri.

Bahkan pada mengumumkan angka rata-rata penerimaan mereka pada Ivy Day akhir Maret lalu, delapan universitas Ivy League, yakni Brown, Columbia, Cornell, Dartmouth, Harvard, Princeton, University of Pennsylvania, dan Yale, melaporkan tingkat penerimaan terendah dalam sejarah.

Tidak hanya perguruan tinggi Ivy League yang saat ini menjadi semakin ketat persaingannya. Universitas-universitas top lainnya di AS dan Inggris tahun ini, seperti MIT, Stanford, Oxford, University College of London, UC Berkeley, California Institute of Technology (Cal-Tech) juga melaporkan rekor tingkat penerimaan yang rendah.

BERITA REKOMENDASI