Pelajar Berperan dalam Memberantas Terorisme

YOGYA (KRjogja.com) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)  bersama Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar dialog yang bertajuk 'Dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS. Dialog ini dihadiri oleh 1000 pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah di seluruh DIY. Dalam pembukaan juga dihadiri oleh Kapolda DIY, Danrem 072/Pamungkas, Sekjen PP Muhammadiyah, dan Rektor UMY.

Menurut Deputi 1 BNPT Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Abdul Rahman Kadir, terorisme merupakan suatu paham radikal yang harus diberantas. Terorisme juga merupakan sebuah masalah bersama yang harus dihadapi oleh seluruh negara di dunia ini. "Ini masalah kita bersama. BNPT akan dan sudah meningkatkan kerjasama dengan ormas keagamaan dalam rangka menangkal dan menanggulangi terorisme," kata Abdul dalam pembukaan dialog pada Kamis (28/7/2016) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Salah satunya, lanjut Abdul, adalah dengan cara menggandeng teman-teman pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah untuk ikut menangkal paham radikal ini. Karena pada masa usia inilah para teroris itu memasukkan paham-pahamnya dengan sangat mudah. "Berharap ke Muhammadiyah untuk menjadi kekuatan dan modal besar untuk melawan aksi terorisme dan sekaligus membendung paham yang dapat menjerumuskan pemuda ke terorisme," jelas Abdul.

Dalam dialog juga dihadiri oleh Buya Syafii Maarif yang mengatakan bahwa acara ini sangat baik dan perlu untuk terus berlanjut. "Dialog ini bisa kita jadikan momentum dalam menyelamatkan bangsa ini," kata Buya Syafii.

Masa depan bangsa ini berada di tangan para pemudanya. Bangsa ini akan berada dalam bahaya jika para pemuda tidak peka dengan keadaan sekitarnya dan mudah percaya pada paham-paham radikal. (Bryan)

 

BERITA REKOMENDASI