Pelatihan Menghias Pisang Sanggan, Membangkitkan Ekonomi Produktif Desa Prima Kenanga

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pembangunan nasional Indonesia bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun dalam perjalanannya, tujuan pembangunan untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia menghadapi banyak kendala sehingga sampai saat ini belum bisa terwujud. Di beberapa wilayah Indonesia, kemiskinan masih menjadi masalah yang perlu dipecahkan. Kemiskinan merupakan salah satu masalah serius dalam proses pembangunan nasional di Indonesia karena kemiskinan menjadi awal mata rantai berbagai permasalahan sosial.

Dalam memutuskan lingkaran kemiskinan ini dilakukan usaha dengan menitikberatkan pada pemberdayaan dan peningkatan produktivitas perempuan, karena perempuan mempunyai peranan penting dalam ekonomi rumah tangga. Salah satu kebijakan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi produktif perempuan adalah Model Desa Prima.

Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah melalui Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan merupakan alternatif pemberdayaan perempuan melalui pengembangan ekonomi produktif. Model Desa Prima adalah sebuah desa percontohan untuk menanggulangi kemiskinan melalui upaya ekonomi disertai pengurangan beban biaya kesehatan dan pendidikan bagi keluarga miskin, dengan memanfaatkan seluruh potensi/SDA maupun SDM, serta dengan mengkoordinasikan berbagai program pemberdayaan perempuan dari instansi terkait, LSM, organisasi perempuan dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk bersama-sama membangun kepedulian untuk menghapuskan kemiskinan. Sasaran Model Desa Prima adalah desa yang mempunyai penduduk miskin (Pra KS dan KS1) relative seimbang dengan penduduk yang mampu. Desa Prima Kenanga merupakan salah satu Model Desa Prima yang berada di Kabupaten Sleman dengan anggota aktif 21 orang dan 81% diantarnya bergerak di bidang kuliner/makanan.

UNS

BERITA REKOMENDASI