Peluang Generasi Milenial Dalam Revolusi Industri 4.0

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sumber daya manusia (SDM) unggul dengan kemampuan penguasaan segala bidang dibutuhkan dalam era revolusi industri 4.0. Revolusi industri yang saat ini tengah terjadi memaksa siapapun untuk masuk dalam era tersebut. Jika tak memiliki daya saing tinggi, keberadaan manusia yang sudah mulai tergantikan dengan berbagai teknologi canggih akan semakin tersisih dan tak lagi mendapat tempat.

Praktisi perbankan, Hanan Wihasto SE MM mengatakan revolusi industri 4.0 dimulai pada awal abad ke-21 atau tahun 2000. Era ini ditandai dengan mulai merambahnya internet dalam sendi kehidupan manusia maupun maraknya industri teknologi robotik dan berbagai kemajuan lainnya.

"Pada revolusi industri generasi 4.0, manusia telah menemukan pola baru ketika inovasi teknologi hadir begitu cepat dan mengancam keberadaan perusahaan telah ada sebelumnya. Sejarah telah mencatat revolusi industri telah banyak menelan korban dengan matinya perusahaan-perusahaan raksasa," kata Hanan Wihasto dalam seminar serta workshop 'Fenomena Era Revolusi Industri 4.0 Peluang dan Tantangan Bagi Generasi Milenial' yang digelar di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY), Sabtu (28/12/2019). 

Lebih dari itu pada era industri generasi 4.0 ini ukuran besar perusahaan tidak menjadi jaminan untuk bisa bertahan. Kemampuan dalam berinovasi serta memanfaatkan teknologi yang ada menjadi kunci keberhasilan suatu perusahaan untuk dapat bertahan di tengah gempuran zaman.

"Perusahaan baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi mulai hadir dan melibas mereka yang masih konvensional. Ini membuktikan bahwa yang cepat dapat memangsa yang lambat dan bukan yang besar memangsa yang kecil," tambahnya.

Hanan Wihasto menambahkan dibutuhkan adanya evolusi dalam sistem pendidikan di Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul guna menghadapi era 4.0. Sistem pendidikan tersebut harus menekankan pada aspek kreativitas, inovasi dan entrepreneurship.

Rektor UCY, Ciptasari Prabawanti SPSi MSc dalam kesempatan ini menyampaikan generasi muda saat ini harus siap dalam menghadapi kemajuan era industri tersebut. Penguasaan ilmu pengetahuan saja tak cukup jika tak diimbangi dengan keterampilan-keterampilam lain yang mendukung dalam kemajuan teknologi.

"Generasi muda dalam hal ini mahasiswa harus mempersiapkan itu. Apa yang didapat di bangku perkuliahan harus lebih diperkaya lagi dengan keterampilan-ketetampilan lain sehingga para lulusan nantinya benar-menar menjadi SDM unggul," tegasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ekonomi UCY, Najib Mubarok mangatakan digelarnya seminar ini bertujuan untuk terpahaminya dengan baik dan tepat mengenai latar belakang lahirnya era 4.0 bagi generasi milenial. Dengaan memahinya maka diharapkan akan muncul berbagai gagasan kreatif dan inovatif dalam rangka menghadapi gelombang revolusi industri tersebut. (Van)

UCY

BERITA REKOMENDASI