Pemanasan Global Ancam Bisnis Sawit

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemanasan global mengancam bisnis perkebunan kelapa sawit di Indonesia, berakibat penurunan produksi dan peningkatan biaya produksi. Dampak buruk tersebut semakin besar untuk perkebunan kelapa sawit yang diusahakan di tanah pasiran.

Demikian ditegaskan Dr Ir Sri Gunawan MP, dosen Institut Pertanaian Stiper, Yogyakarta telah melakukan promosi doktor di Universitas Sebelas Maret Surakarta, kemarin. Disertasi berjudul ‘Keberlanjutan Produktivitas Kelapa Sawit di Tanah Pasiran’.

Menurut Sri Gunawan, pengelolaan sumber bahan organik tandan kosong kelapa sawit dan vegetasi bawah Nephrolepis bisserata (jenis paku-pakuan) terbukti dapat memperbaiki  produktivitas komoditas ini seperti ditunjukkan oleh peningkatan jumlah dan berat tandan buah serta tonase panen, sekaligus memperkecil fluktuasi produksi bulanan komoditas ini.

“Perbaikan sifat fisik dan kimia hasil pemanfaatan sumber bahan organik dapat memperbaiki serapan pupuk tanaman pada tanah pasiran,” ujar Direktur Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), Jumat (11/6/2021).

BERITA REKOMENDASI