Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa untuk Kebutuhan Energi

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan warga Dusun Jigudan, Desa Triharjo Pandak Bantul dalam hal pemanfaatan tempurung kelapa untuk pemenuhan kebutuhan energi sehari-hari.

Ketua Tim PHP2D UST, Cici Naftalie Alleztin Pambudi mengatakan, daerah Bantul Selatan memiliki potensi pohon kelapa yang luar biasa. Dari survei diketahui, di Dusun Jigudan terdapat 3 rumah industri geplak yang menghasilkan limbah tempurung kelapa yang cukup melimpah, namun belum termanfaatkan dengan baik. “Padahal limbah tempurung kelapa punya banyak kegunaan, tidak hanya dimanfaatkan sebagai kerajinan, namun dalam tempurung kelapa terdapat lignin yang dapat menjadi penghasil energi biomassa,” terang Cici kepada KRJOGJA.com, Minggu (25/10/2020). Tim PHP2D UST di bawah bimbingan dosen Widodo MPd.

Agar warga lebih memiliki pemahaman mengenai pemanfaatan tempurung kelapa untuk pemenuhan kebutuhan energi, tim PHP2D UST menyelenggarakan sosialisasi menghadirkan pakar bidang energi baru terbarukan Dr Eng Mochamad Syamsiro. Sosialisasi dilaksanakan di SDN Jidugan pada 19 September 2020 dihadiri 18 peserta perwakilan dari setiap RT. Dalam pemaparannya, Syamsiro menjabarkan berbagai solusi memanfaatkan tempurung kelapa, seperti dibuat menjadi briket arang, SISHA, bahan bakar, dan arang aktif untuk pengganti arang baterai.

UST

BERITA REKOMENDASI