Pembelajaran Kolaboratif Kesiapsiagaan Bencana

PUSAT Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melakukan penelitian dan pengembangan TasSiaga Bencana (Tasina) berbasis kearifan lokal Yogyakarta. Sejalan dengan hal tersebut hilirisasi penelitian tengah dilakukan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UAD Fariz Setyawan MPd (Ketua), Dholina Inang Pambudi MPd, Dr Dody Hartanto MPd, keduanya anggota kepada sekolah-sekolah di kawasan rawan bencana (KRB) Merapi, Sleman,

Fariz Setyawan, Ketua Tim PKM UAD mengatakan, program penelitian kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian dan purwarupa PTS. “Tim PKM UAD mengusung judul ‘Proyek Kemanusiaan melalui Pembelajaran Kolaboratif Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Merapi bagi Sekolah di Kawasan Risiko Bencan (KRB) Merapi’. Program tersebut juga dilatar belakangi adanya peningkatan status Merapi dari waspada menjadi siaga level III sejak 5 November 2020,” ujar Fariz Setyawan MPd.

Dijelaskan Dholina Inang Pambudi MPd, keberhasilan dalam manajemen penanggulangan bencana sangat memerlukan kolaborasi dan sinergi pentahelix (unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, media). Sebagai wujud peran aktif akademisi kampus dalam kegiatan manajemen penanggulangan bencana tersebut tim PKM UAD melakukan berbagai kegiatan seperti; koordinasi dan sosialisasi kepada mitra (sekolah di Kawasan rawan bencana Merapi), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sleman, dan pihak Desa setempat.

UAD

BERITA REKOMENDASI