Pembelajaran Tatap Muka Butuh Perencanaan Detil

Budi Santoso mengungkapkan, meski sekolah dan perkuliahan akan dibuka kembali,tapi alangkah baiknya jika dijalankan secara bertahap. Jadi perlu semacam tahapan adaptasi misal untuk sejumlah mahasiswa tertentu saja. Seperti hanya diperuntukkan bagi mahasiswa tahun akhir saja. Tentunya sebelum hal itu dilakukan, semua tenaga pendidik (dosen) dan staf sudah di vaksin 2 atau 3 bulan sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan. Dengan begitu saat pembelajaran tatap muka dilakukan mereka bisa merasa lebih nyaman.

“Kondisi kampus di DIY cukup beragam jadi jika kondisinya belum memungkinkan tidak perlu memaksakan diri. Kalau persiapan Prokes belum betul-betul siap, jangan mulai. Misal test Genose setiap 3 hari sekali. Agar kalau ada yg terinfeksi segera dapat diambil langkah-langkah aman untuk pencegahan,” terang Guru Besar Fakultas Teknik tersebut. (Ria)

BERITA REKOMENDASI