Pembuatan Kapal, ATP Veteran Latih Teknologi Desain Modern

SEMARANG,KRJOGJA.com – Tim Pengabdian Masyarakat Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Semarang melalui program kemitraan masyarakat (PKM) kemenristekdikti, mengadakan pelatihan pembangunan kapal secara modern bagi para pengrajin kapal kayu tradisional di Batang. 

Tujuannya meningkatkan SDM para pekerja galangan kapal di Batang, khususnya mitra kegiatan “Abadi Group Ship Yard” milik Haji Nur Abadi sebagai tempat pelatihan software perkapalan serta Microsoft Office. Dengan pelatihan diharapkan mempermudah pekerja galangan kapal melakukan pembukuan dan surat menyurat.

Ketua tim pengabdian Ratna Dwi Kurniawan ST MT (Prodi Perkapalan ATP Veteran Semarang) dengan anggota Suyanto ST MT  ( Prodi Perkapalan ATP Veteran Semarang) dan Ariwibawa ST MSi  ( Prodi Perkapalan Fak Teknik Undip) kepada pers di Semarang Rabu ( 24/10) menyatakan Software Fishipro yang diperkenalkan ke pengrajin kapal bertujuan membantu pekerja galangan dalam proses pembangunan kapal sehingga lebih cepat dan mudah. Dengan memasukkan GT atau bobot kapal pesanan konsumen akan mendapatkan ukuran utama kapal secara otomatis melalui metode interpolasi. 

Ukuran utama yang merupakan output dari Software Fishipro bisa digunakan dalam pembangunan kapal yang ada di Batang. Selain ukuran utama kapal, lines plan dan volume kapal juga bisa dilihat dari Software Fishipro. Sehingga, software ini sangat membantu pekerja dalam pembangunan kapal.

“Selama ini proses pembuatan kapal kayu di beberapa daerah, termasuk di Batang, masih banyak menggunakan cara konvensional. Sedangkan peminat dan pangsa pasar mencapai luar negeri dan dibutuhkan perhitungan desain yang teliti dan akurat. Sehingga diperlukan pengenalan teknologi dan pengetahuan di bidang perkapalan dan kami berkeinginan membantu mereka lewat pengabdian masyarakat ini” ujar Ratna Dwi Kurniawan.

Di masa depan, kata Ratna ATP Veteran berencana melakukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan mengenai software tersebut. Sehingga para pekerja tidak asing lagi dengan adanya kemajuan teknologi, khususnya di bidang industri kapal. Harapannya, dengan adanya edukasi dan pendampingan, para pekerja lebih meningkatkan daya saing dalam pembangunan kapal tradisional. Sehingga, potensi Indonesia dalam dunia maritim akan meningkat seiring dengan kemajuan industri kapal tradisional tersebut.

Kegiatan Pelatihan tim pengabdian masyarakat ATP Veteran Semarang ini pun disambut sangat baik oleh galangan pembuatan kapal tradisional serta sangat membantu galangan dalam bekerja. Dengan menggunakan teknologi ini, galangan kapal tradisional bisa lebih cepat dalam pembuatan kapal sesuai permintaan pemesan. Karena mereka kurang melek teknologi, mereka minta ke depannya bisa didampingi dalam pengoperasiannya. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI