Pendampingan Ikrar Halal dan Keamanan Pangan

YOGYA, KRJOGJA.com – Kesadaran masyarakat muslim akan pentingnya kejelasan status kehalalan produk makanan yang dikonsumsi semakin meningkat. Beberapa pengusaha kuliner menyatakan keluhan terbatasnya pemasaran karena mereka tidak atau belum memiliki sertifikat halal terhadap produknya.

“Untuk mendapatkan sertifikat halal ini juga perlu effort yang cukup besar bagi usaha mikro dan kecil karena sertifikasi halal menuntut diimplementasikan 11 kriteria pada sistem jaminan halal,” kata Prof Dr Apt Nurkhasanah MSi, Ketua Halal Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Selasa (10/08/2021).

Menurut Nurkhasanah, pemerintah menangkap keterbatasan sertifikasi halal pada usaha mikro dan kecil ini dan kemudian menerapkan aturan tentang ikrar halal mandiri melalui peraturan pemerintah nomer 39 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Untuk usaha kecil dan mikro diberikan keringanan melalui ikrar halal. Ikrar halal ini diberlakukan hanya untuk produk-produk yang tidak beresiko atau produk yang menggunakan bahan yang jelas kehalalannya, pada produk dengan proses yang sederhana serta mempersyaratkan adanya pendampingan.

UAD

BERITA REKOMENDASI