Pendidikan Calon Guru Hadapi Banyak Tantangan

SEMARANG,KRJOGJA.com – Saat ini pendidikan calon guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) baik yang berbentuk Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) di Universitas, IKIP, maupun universitas eks-IKIP menghadapi banyak tantangan yang tidak mudah. Terutama menyangkut upaya pengembangan kualitas pendidikan calon guru di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unnes Prof Dr Fakhruddin MPd saat membuka pertemuan Forum Ilmu Pendidikan Jurusan Ilmu Pendidikan (FIP-JIP) Indonesia di UTC Unnes, Rabu  (13/09/2017).

Pada forum FIP JIP juga digelar “the 9th international conference for Science  educators and teachers” bertemakan “actualizing education science in developing sovereignty and competitiveness of the nation” dengan pembicara internasional di antaranya Dr Branislav Pulala (Slovakia), Prof Ranbir MalikPhD (Australia), Dr Minna Makihonko (Finlandia) dan Prof Hamdan Said PhD (Malaysia).

" Ini cukup menantang karena banyak LPTK sekarang berstatus universitas yang tidak hanya menyelenggarakan program kependidikan saja melainkan juga non kependidikan. Tuntutan untuk mengimbangi kualitas dari PT non kependidikan di kancah nasional dan internasional menjadi tantangan tersendiri," ungkap Rektor.

Menurut Rektor LPTK sekarang menghadapi banyak tantangan yang tidak mudah, terlebih perkembangan TI dan Komunikasi sangat cepat dan berpengaruh besar pada dunia pendidikan. Di sisi lain, secara riil Indonesia masih dihadapkan berbagai masalah seperti kemiskinan, kesenjangan kelas sosial, korupsi, dan kualitas pendidikan yang belum merata. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI