Penetapan Balon Rektor Unsoed Panitia Pilrek Diminta Sesuai Prosedur

Editor: Ary B Prass

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Teuku Junaidi.  SE., M.Pi, Taem Work Bakal Calon (Balon)  Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, dari  Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi, Jumat (7/1/2022) mengingatkan kepada Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsoed dalam menetapkan bakal calon, pada Jumat ( 7/1/2022),  agar panitia benar benar mematuhi prosedur dan aturan yang berlaku.
Menurutnya, panitia juga tidak boleh membuat penafsiran yang tidak mendasar pada aturan.  ” Ini patut diduga ada oknum panitia yang bertemu dengan calon dan mengarahkan untuk mendukung calon yang lain. Maka patut diduga, calon tersebut akan di coret, dinyatakan tidak memenuhi syarat atau eliminasi, ” ujarnya menambahkan.
Apalagi ditambah adanya persepsi persepsi dari panitia yang berbeda beda. Ia mencontohkan terkait dengan aturan kesetaraan jabatan pada syarat calon.
Menurut Junaidi, Jika tidak ada sumber hukum untuk syarat calon rektor, maka diambil sumber hukum yang telah ada.
Di Statuta di nyatakan yang setara dengan Kajur diantaranya adalah koordinator pusat pada lembaga. Dan pada poin KESATU dikatakan untuk pengangkatan wakil Rektor. Maka untuk pemilihan Rektor, tidak ada pengaturan khusus menyebabkan multi tafsir, sudah seharusnya panitia mengacu pada aturan lain yang telah ada. Jika secara hukum aturan dibuat diskriminasi, maka tidak heran pelaksanaan akan diskriminatif.
“Ini yg disebut dengan gagal faham dan Logical Fallacy bisa saja terjadi pada orang yg mengaku ahli.  Jadi adalah hal yg aneh untuk wakil rektor Kajur setara dengan Koorpus tapi untuk Rektor syarat minimal adalah Kajur yangg setara, tapi setaranya multi tafsir,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI