Pengabdian Universitas Amikom, Foto Produk Punya Peranan Penting untuk Penjualan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Foto produk memiliki peranan penting bagi penjual, khususnya penjualan secara daring. Ini karena foto produk yang apik mampu menarik minat calon pembeli. Foto produk yang bagus pun bisa didapatkan tanpa harus menggunakan kamera profesional. Saat ini berbekal kamera pada smartphone juga sudah memberikan hasil foto yang tajam dan instagramable.

Hal tersebut disampaikan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rr Pramesthi Ratnaningtyas, pada Pelatihan Foto Produk bagi Aswan Snack, di Prayan Wetan Yogya, Sabtu (11/9/2021). Pelatihan tersebut merupakan program Pengabdian Masyakarat Dosen Universitas Amikom Yogyakarta dengan mitra Aswan Snack.

Pada kesempatan itu, juga diberikan bantuan berupa peralatan foto seperti mini studio, tripod, ring fill light, dan background foto kepada pihak Aswan Snack. Bantuan diberikan agar Aswan Snack bisa produktif dalam jualan daring sehingga bisa meningkatkan omset. Mengingat pasar Aswan Snack adalah kantin dan koprasi sekolah atau kampus yang tutup karena sistem pembelajaran daring selama pandemi. Kondisi tersebut membuat omset turun drastis dan banyak snack yang ngendon.

“Sebelum terjadi pandemi, banyak UMKM yang masih berjualan secara tatap muka. Karenanya, pandemi menjadi pukulan berat yang membuat mereka harus berpikir dan bertindak secara kreatif agar tidak rugi, bahkan gulung tikar. Berjualan secara daring menjadi salah satu solusi yang bisa diambil,” ungkapnya.

Dalam jualan daring, lanjut Pramesthi, foto produk menjadi salah satu cara untuk memikat calon konsumen. Karenanya, diperlukan foto yang menarik dan bagus agar bisa mendapatkan konsumen baru sehingga penjualan meningkat. Terkait produk Aswan Snack, diperlukan foto makanan yang memberikan kesan lezat, atau enak, serta indah secara estetik.

Foto produk makanan, juga berkaitan dengan cahaya. Sebisa mungkin mengambil dalam cahaya yang natural dengan beragam angle. Perlunya mengambil foto dari beragam angle agar didapatkan foto yang disukai atau favorit. Fokus pada bagian yang paling penting dan menunjukkan sisi yang memperlihatkan kenikmatan atau kelebihan dari snack yang difoto.

“Saya mendapatkan ilmu tentang fotografi dari pelatihan ini. Rupanya ada banyak ide yang bisa digali dari foto makanan. Semoga bisa mengembangkan kemampuan fotografi makanan yang berdampak pada penjualan snack, terutama secara daring,” ujar pemilik Aswan Snack, Aprik Setiawan. (*)

BERITA REKOMENDASI