Pengembangan Buku Panduan Peduli Stunting Berbasis Problem Based Learning

YOGYA, KRJOGJA.com – Universitas Alma Ata (UAA) kembali melakukan riset guna menyebarkan berbagai macam manfaat baik di lingkungan kampus UAA maupun masyarakat secara umum. Pada kesempatan kali ini Desember 2021, tim peneliti dari berbagai prodi di lingkungan UAA telah mengembangkan Buku Panduan Peduli stunting yang disusun berdasarkan tahapan model PBL.

Panduan ini diharapkan dapat berguna, khususnya bagi para fasilitator dalam menyelenggarakan edukasi stunting bagi masyarakat. Hal yang menjadi latar belakang penyusunan buku panduan ini ialah masih banyak daerah lokus stunting, khususnya di Kabupaten Bantul.

Stunting memang masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi Kabupaten Bantul, terbukti dengan adanya Desa lokus prioritas penanggulangan stunting di kabupaten Bantul pada tahun 2020 sebanyak 10 desa dari 75 desa sebanyak 13,33 persen pada 5 kecamatan dari 17 kecamatan sebanyak 29,41 persen dan meningkat singnifikan menjadi 36 desa dari 75 desa sebanyak 48 persen kelurahan pada 13 Kecamatan dari 17 Kecamatan sebanyak 76,47 persen di Kabupaten Bantul.

Data mengenai desa lokus stunting ini menjadi dasar tim peneliti mengembangkan buku panduan stunting. Solusi yang ditawarkan ialah menyediakan panduan Peduli Stunting berbasis Problem-based Learning (Penting-PBL) yang dapat diterapkan oleh Mahasiswa pada program KKN
Tematik dalam mengedukasi masyarakat agar peduli dengan stunting.

Luaran dalam penelitian ini ialah untuk menghasilkan panduan Penting-PBL untuk digunakan mahasiswa sebagai bentuk Kegiatan Peduli Stunting yang valid dan reliabel digunakan dalam Program KKN Tematik. Buku Panduan Peduli Stunting berbasis PBL telah di validasi oleh 10 ahli yang berlatarbelakang kesehatan dan pendidikan.

Adapun yang menjadi aspek penilaian ialah:
(1) Kesesuaian langkah pelaksanaan dengan fase dalam model PBL;
(2) Kelengkapan Materi Stunting yang disajikan; dan
(3) Penyajian Buku Panduan.

Berdasarkan hasil penilaian oleh validator, buku panduan stunting ini sudah dinyatakan layak digunakan dalam memfasilitasi mahasiswa sebagai fasilitator saat melakukan edukasi stunting. Buku panduan ini juga sudah siap disebarluaskan mulai dari lingkungan Universitas hingga di level prodi. Semoga pengembangan buku panduan ini bisa memberi manfaat untuk semua, khususnya para fasilitator yang giat melakukan edukasi stunting.(*)

BERITA REKOMENDASI