Polsa Bakal Buka Dua Program Diploma IV

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Politeknik Sawunggalih Aji (Polsa) Kutoarjo berencana membuka progam studi (prodi) Diploma IV (D – IV). Kampus itu akan membuka D – IV Program Studi (Prodi) Perpajakan dan Rekayasa Perangkat Lunak. Alumni dua program itu bakal bergelar sarjana terapan (S Tr) dan setara pendidikan sarjana (S 1). 

Kampus terus mempersiapkan diri untuk membuka program tersebut. "Kami sedang menyiapkan administrasi dan permohonan, rencana ajukan perizinan ke Kemenristekdikti pada Oktober 2019," tutur Direktur Polsa Sapta Aji Srimargiutomo SKom MM, kepada KRJOGJA.com, Rabu (21/8/2019). 

Manajemen Polsa juga membuka komunikasi dengan Politeknik Negeri Bandung (Polban) dan Universitas Gunadarma Jakarta. Polsa mendapat pendampingan terkait strategi membentuk prodi baru dari para ahli di dua kampus tersebut.  

Manajemen Polsa juga mengikuti beberapa workshop tata kelola perguruan tinggi yang diselenggarakan Kemenristekdikti. "Kami mematangkan prodi baru, termasuk menyiapkan sumberdaya manusianya," katanya.  

Rencana program D – IV, katanya, dilakukan setelah kampus melakukan berbagai kajian. Sejumlah pihak, katanya, menilai apabila Polsa memiliki kemampuan untuk membuka program sarjana terapan.  

Polsa memiliki infrastruktur dan tenaga dosen profesional. Adapun sesuai regulasi, politeknik diperbolehkan membuka program Diploma IV. "Polsa menyelenggarakan pendidikan vokasi, kurikulumnya 60 persen praktik, sisanya teori," terangnya.   

Pihak Polsa juga mengamati perkembangan Kabupaten Purworejo terkini, yang membutuhkan tenaga kerja andal pada bidang teknologi informasi dan keuangan.  

Dalam kajiannya, tenaga kerja terampil dua bidang itu masih dibutuhkan hingga 15 tahun mendatang. Dasarnya, kata Sapta, adalah semakin majunya teknologi dan pertumbuhan positif dunia usaha di Purworejo. "Prospek dunia usaha, akan bagus. Antara lain karena efek pembangunan infrastruktur nasional di sekitar Purworejo seperti Bandara Internasional Yogyakarta (BIY), pengembangan kawasan otoritatif Borobudur dan rencana Bendungan Bener," paparnya. 

Bahkan Polsa memiliki target membuka program magister terapan (M Tr) untuk memenuhi kebutuhan tenaga terampil tersebut. "Target kami tahun 2022 bisa membuka program magister terapan," ucapnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI