Potensi Budaya Belum Diekspos dan Dikoneksikan

Editor: Ary B Prass

Setahu Agus Suwarto, petilasan Gilangharjo Pandak Bantul tahun 2014, sudah memiliki website, padahal petilasan lain belum memiliki. “Ini contoh, petilasan sudah dinarasikan dengan sentuhan teknologi,” katanya.

Agus Suwarto menegaskan, sudah waktu semua potensi didata, potensi budaya dikabarkan, dibranding untuk disebarkan ke masyarakat. “Situs budaya bisa menjadi refensi dan rujukan tentang masa lalu,” ucapnya.

Sebelumnya, Dr Gatot Sugiarto MH dan Choirul Fajri MA dalam sambutan antara lain mengatakan, Yogya dikenal sebagai kota budaya, ada baiknya petilasan budaya seperti Gilangharjo  perlu secara terus menerus  dikenalkan, direpresentasikan kepada masyarakat. Jangan sampai sejarah dilupakan karena tidak dikenalkan kepada generasi muda.  Kurang mengenal sejarah dan budaya sendiri karena memang tidak tahu. (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI