Prof. Dr. Ir. Suwarto,M.S Dilantik Menjadi Rektor Unsoed

JAKARTA, KRJOGJA.com – Jabatan adalah suatu amanah yang harus di lakukan dengan baik ,maka harus di kerjakan dengan sebaik baik nya dengan cara good university governance. 

Pimpinan perguruan tinggi dan Kopertis memikul tanggung jawab besar dalam upaya ini. Hal tersebut disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, dalam sambutannya ketika melakukan pelantikan Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan (Kamis, 03/05/2018).

Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis yang dilantik periode 2018 – 2022 yaitu : Prof. Dr. Ir. Suwarto,M.S sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Prof. Dr. Rudy Priyadi, Ir., M.S sebagai Rektor Universitas Siliwangi dan Prof.Dr. Faisal ,S.H, M.Hum sebagai Koordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh

"Tiga poin penting untuk menjaga moral institusi pendidikan tinggi. Pertama, terciptanya good university governance atau tata kelola universitas yang baik," ungkap Menteri Nasir.

Menurut Menteri Nasir perubahan situasi yang begitu cepat , teknologi yang begitu cepat akan mempengaruhi iklim yang ada di perguruan tinggi didalam pengelolaanya dan akan mempengaruhi dalam sistem pembelajaran dan akan berpengaruh dalam tata kelola.

"Ini akan kita lakukan sebaik baiknya untuk mencapai world class university . Dalam pengelolaan perguruan tinggi , ukuran yang kita lihat salah satunya publikasi  dan  akreditasi perguruan tinggi," ucap nasir

"Ciri tata kelola yang baik tersebut memiliki 4 elemen utama yang harus dilakukan. Yaitu transparansi, terciptanya transparansi di lingkungan perguruan tinggi . Selanjutnya fairness, jujur kepada siapapun dan tidak berpihak. Ketiga adalah accountability, hendaknya apapun yang dikerjakan dikemudian hari dapat dipertanggung. Dan yang terakhir Responsibility, dapat bertanggung jawab terhadap yang sudah di kerjakan," jelas Nasir.

Menteri Nasir berharap para stakeholder di lingkungan pendidikan tinggi dapat dibina dengan baik sehingga dapat meningkatkan baik mutu perguruan tinggi, kualitas lulusan, kulitas birokrasi maupun kualitas pelayanan publik. (Ati)

BERITA REKOMENDASI