Prof Dr Wiryanto, Guru Besar FMIPA UNS

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Prof Dr Wiryanto MSi menyatakan guna melindungi kelestarian sumber daya air perlu memperhatikan sejumlah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat setempat. Karena sumber daya air kini semakin terbatas seiring terjadinya penurunan kuantitas maupun kualitas air. Sementara lembaga yang ada di pemerintahan melakukan pengelolaan sendiri-sendiri.

"Untuk lebih mengoptimalkan dalam pengelolaan sumber air rasanya sudah saatnya menyatukan semua lembaga. Selain hasilnya optimal juga lebih hemat," jelas Prof Wiryanto. Guru Besar Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Tawar pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (28/3).

Dalam pengelolaan sumber air, Prof Wiryanto menyodorkan istilah "Panca Wangsa." Menyatukan lima kekuatan yang ada yakni Pemerintah Pusat/Daerah (Pemimpin), Pakar (Cendekiawan, Rohaniawan dan Budayawan), Media Massa (Wartawan, Media Cetak dan Elektronik), kemudian Dunia Usaha (Hartawan) serta Masyarakat (Rakyat).

Panca Wangsa ini jika bersatu bagaikan kelima jari tangan dikepalkan menjadi sebuah "tinju". Yakni menjadi kekuatan yang maha dahsyat dalam pengelolaan sumber air. Keterpaduan pengelolaan sumber daya air masih perlu adannya dukungan kearifan lokal yang sudah tumbuh berkembang di suatu kawasan sumber daya air.

"Kearifan lokal penting untuk membangkitkan semangat partisipasimasyarakat dalam pengelolaan sumber daya air," tandas Prof Wiryanto. Bapak tiga anak kelahiran Sragen ini, Kamis (29/3), akan dikukuhkan sebagai Guru Besar oleh rektor Prof Dr Ravik Karsidi MS. Ia akan menyampaikan orasi tentang Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu berbasis kearifan lokal. (Qom)

UNS

BERITA REKOMENDASI