Sarjana dan Diploma Dituntut Siap Bersaing Hadapi Era 4.0

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Para lulusan Sarjana maupun Diploma dituntut untuk mampu bersaing dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Terlebih lagi memasuki era revolusi industri 4.0 dimana keahlian dan penguasaan skil individu berperan didalamnya. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo), Prof Dr dr Santoso MS SpOk dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma dan Sarjana yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Rabu (06/11/2019). Dalam kesempatan ini Unriyo mewisuda 605 lulusan Sarjana dan Ahli Madya dari jenjang Strata I, Diploma IV dan III.

"Di kampus kami telah mempersiapkan lulusan yang siap untuk menghadapi dunia kerja. Kami juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan, termasuk bersama beberapa instansi yang berkepentingan untuk lapangan kerja. Jadi kami optimis para lulusan akan terserap," tegas Santoso.

Santoso mengatakan untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dibutuhkan sistem kurikulum yang terarah. Melalui sistem kurikulum yang baik maka arah pendidikan di bangku kuliah akan terkonsep, dengan tentunya didukung tenaga dosen yang berkualitas.

"Semua prodi memiliki kurikulum nasional (kurnas) dan lokal. Menghadapi era (revolusi industri 4.0) itu juga akan disesuaikan, semua nanti arahnya kepada penguasaan IT yang bagus. Kalau fak eksak tidak masalah, kalau sosial butuh penyesuaian," jelasnya.

Sementara itu Ketua Senat Unriyo, Dr Ariyanto Nugroho SKM MSc menjabarkan dari 605 lulusan masing-masing 350 Sarjana dari jenjang S1, 128 Diploma jenjang D IV dan 127 Diploma jenjang D III. Dari jumlah tersebut, 121 wisudawan menyandang predikat cumlaude dimana 7 Sarjana dinyatakan lulus dengan nilai IPK sempurna 4,0.

Dalam wisuda kali ini juga terdapat beberapa wisudawan yang dinyatakan lulus tercepat dengan waktu 3 tahun 8 bulan dan 11 wisudawan menjadi wisudawan terbaik pada masing-masing program studinya. Unriyo juga meluluskan tiga mahasiswa asing, dimana seorang berasal dari Thailand dan dua lainnya asal Timor Leste. (*)

BERITA REKOMENDASI