Savina, Kapal Tanpa Awak Siap Jaga Perbatasan

SLEMAN (KRjogja.com) – Belum banyak yang tahu kalau orang Indonesia ternyata bisa membuat kapal tanpa awak yang memiliki fungsi luar biasa. Kapal bernama Savina (bahasa Arab artinya kapal) merupakan hasil karya delapan enginer yang juga merupakan alumnus UGM. 

Malik Khidir, salah satu enginer penemu Savina menceritakan awal mula pembuatan kapal dilakukanpada 2012. Kala itu, bersama tujuh rekan lain menjuarai lomba robotik games di Amerika Serikat dan berhasil menyabet empat medali. 

"Nah ketika pulang kami diundang TNI AL, ditanya bisa berfungsi untuk apa robotik ini. Kemudian mereka bilang kalau membuat kapal tanpa awak, kami sanggup dan akhirnya mulai dibuatlah Savina ini," ungkapnya saat ditemui di UGM Expo 2016, Selasa (20/9/2016). 

Pada 2018, rencananya Savina akan dioperasikan di kawasan laut perbatasan Indonesia. Kapal dengan senjata lengkap dan sensor GPS tinggi tersebut akan digunakan untuk menjaga perbatasan laut Indonesia yang selama ini sering dimasuki kapal ilegal penangkap ikan. 

"Sekarang masih prototipe yang ditampilkan, tapi bentuk aslinya sepanjang 30 meter sedang dibuat di Surabaya. Targetnya dua tahun lagi bisa dioperasikan. Kapal aslinya dilengkapi sanjata tempur dan waypoint GPS yang memungkinkan untuk mengendalikan kapal dari jarak maksimal 30 kilometer," lanjutnya. 

Menurut Malik, Savina juga akan disempurnakan agar mampu menyelam dan menanamkan bom pada perahu-perahu ilegal pengangkut ikan di perairan Indonesia. "Kami sempurnakan bahannya agar bisa menyelam, sudah kerjasama dengan TNI AL jadi kami yakin bisa selesai," lanjutnya lagi. 

Kapal yang prototipenya membutuhkan biaya Rp 350 juta ini diakui Malik tak kalah dengan buatan luar negeri yang saat ini diperjualbelikan. "Sayangnya, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) malah memilih beli dari Rusia, padahal kita bisa buat sendiri," pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI