SBMPTN Berbasis Komputer Tak Penuhi Target

DEPOK, KRJOGJA.com – Pelaksanaan SBMPTN dengan sistem computer based test (CBT) sudah memasuki tahun kedua. Panitia penyelenggara pun terus meningkatkan inovasi guna memberikan kemudahan bagi para peserta ujian.

Namun, sistem ujian konvensional menggunakan kertas atau paper based test (PBT) masih mendominasi ketimbang CBT. Hal tersebut diakui Sekretaris Nasional SBMPTN 2017, Joni Hermana, kurangnya sosialisasi menjadi salah satu penyebab masih kurangnya peserta yang menginginkan sistem CBT.

"Target kami tahun ini SBMPTN dengan sistem CBT itu 30 ribuan peserta. Tapi yang terealisasi hanya 20 ribuan. Sementara PBT mencapai 776 ribuan peserta. Salah satu faktor ya masih kurang disosialisasikan," ujar Joni di sela peninjauan ujian SBMPTN di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/5/2017).

Selain itu, lanjut dia, faktor lain yang membuat masih kurangnya peminat CBT adalah kebiasaan dari pesertanya sendiri yang menggunakan kertas saat ujian di sekolah sebelumnya. "Masalah kebiasaan juga jadi faktor. Belum lagi spesifikasi komputer dan alat penunjang lainnya, seperti UPS harus sesuai standar," terangnya. (*)

BERITA REKOMENDASI