Seminar, MoU dan IAEI Award 2022 Filantropi Islam Terus Berkembang

Editor: Ary B Prass

 

BANTUL, KRJOGJA.com – Filantropi Islam di Indonesia terus berkembang baik.

“Adanya Ikatan Ahli Ekonomi Islam/IAEI Award 2022 memberi motivasi baik individu, lembaga/institusi berkembang untuk kehidupan bangsa dan negara,” ujar Prof Mahfud Sholihin PhD selaku Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) DIY dalam Webinar dan IAEI Award di Aphitheater, Fakultas Kedokteran Lantai 7, Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ringroad Selatan Bantul, Kamis (27/01/2022). Webinar dibuka oleh Dr Salamatun Asakdiyah MSi selaku Dekan Fakultas Ekonomi dab Bisnis UAD.

Webinar menghadirkan narasumber Dr Irfan Syauqi Beik, Sartini PhD AkCA dengan moderator Indanazulfa Qurrota A’yun SE  MEc Dev. Seminar memilih tema ‘Peran Islamic Philanthropy dalam Pencapaian Sustainable Development Goal’.

Menurut Mahfud, Filantropi Islam itu yakni lembaga/institusi mengelola amil, zakat, sedekah, infak. “Kalau di Muhammadiyah ada LazisMu, NU ada LazisNU” ucapnya.

Khususnya Award IAEI,  ini diselenggarkan keempat kalinya, UGM (2018), UIN Sunan Kalijaga (2019), UII (2020) dan UAD. Kegiatan saat ini diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAD bersama IAEI DIY.

Dalam pengamatan Mahfud, filantropi Islam di Indonesia sudah baik. “Kami ingin lebih baik lagi dalam berkiprah,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI