Simposium dan Rakernas ADHI di Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com –  Asosiasi Doktor Ilmu Hukum Indonesia (ADHI) menyelenggarakan Simposium dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ADHI di The Rich Jogja Hotel, Jalan Magelang Sleman, hari ini, Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11). Simposium mengangkat tema 'Politik Hukum Indonesia Mau Dibawa Kemana?'.

President ADHI Dr Yetti Suciaty Soehardjo SH MBA mengatakan, Simposium dan Rakernas ADHI akan dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X sekaligus sebagai pembicara kunci. Sesi pertama Simposium membahas isu mengenai pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia dengan narasumber Prof Dr H Rusli Muhammad SH MH.

Kemudian tema kedua terkait soal pemindahan Ibukota Negara dengan pembicara Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum. Topik lainnya soal keperdataan anak yang hahir diluar nikah dengan narasumber Hakim Agung Agama YM Dr Drs A Mukti Arto SH MHum.

Yetti mengharapkan dari pertemuan para doktor hukum dan pakar hukum ini akan muncul rekomendasi kepada Presiden dan jajaran pemerintahan mengenai masalah pengembangan hukum bagi bangsa ini. 

"Kami harapkan dari hasil simposium dan rakernas ini akan muncul gagasan baru terkait isu dan masalah penegakan keadilan yang selama ini masih menjadi sumber masalah, selain itu hasil rekomendasi hukum ini saya harapkan setidaknya bisa ikut membantu pemerintah dalam menangani masalah hukum terutama terkait kebijakan hukum dan investasi,” ujar Yetti dalam keterangan tertulis.

Menurut Yetti, Dewan Pimpinan Nasional ADHI mengundang sejumlah pengurus, dewan pimpinan, praktisi hukum, lembaga hukum, akademisi hingga pengurus ADHI di seluruh Indonesia untuk mengikuti kegiatan ini. (Dev)

BERITA REKOMENDASI