Sistem Ekonomi Islam Cenderung Stagnansi

BANTUL, KRJOGJA.com – Mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam, tetapi perkembangan dari sistem ekonomi Islam itu sendiri cenderung stagnansi.

“Hal ini menandakan, ada pemahaman yang belum menyeluruh dalam masyarakat tentang sistem tersebut, sehingga belum menjalankan system tersebut dalam kegiatan sehari-hari,” kata Rifki Khoirudin SE MEc Dev MAPPI, dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada KRJOGJA.com, Senin (09/11/2020).

Diakui, berawal dari fenomena yang terjadi dalam masyarakat tersebut, maka dari program studi Ekonomi Pembangunan FEB-UAD dalam hal ini dilakukan dirinya, Rifki Khoirudin SE MEcDev MAPPI (Cert) dan Jannatul Liutammima Musta’in SE MSc menyelenggarakan program kegiatan masyarakat kepada jemaah Mushola Darul Falah di Desa Miri RT 27 Pendowoharjo Sewon Bantul masuk wilayah Ranting Muhammadiyah Pendowoharjo Timur. “Program kegiatan masyarakat kepada jemaah Mushola Darul Falah itu dilakukan secara daring,” ujarnya.

Hal ini sebagai bentuk Tridarma dari UAD dengan warga Muhammadiyah dan umum. Pembicara dalam kegiatan program pengabdian masyarakat tersebut adalah Faaza Fakhrunnas SE Msc Fin CPF. Program pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama kurang lebih 2 bulan dengan pertemuan terakhirnya 31 Oktober 2020.

BERITA REKOMENDASI