Soal Program KKN, Begini Harapan Menteri Nasir

BANDUNG, KRJOGJA.com – Menristekdikti Mohammad Nasir mengatakan program kuliah kerja nyata (KKN),harus bisa mgedukasi masyarakat sehingga kondisi ekonomi masyarakat setempat naik.

Demikian disampaikan Menristekdikti Mohamad Nasir di UNPAD Bandung,Kamis (3/5 2018) .

"Nanti untuk program KKN kan satu bulan sampai dua bulan. Nah itu harus jalan terus, gantian, sustainability. Yang kita lihat dalam KKN nanti akan ada pendampingan serta edukasi kepada masyarakat, dan inovasi dari perguruan tinggi juga harus diimplementasikan ke masyarakat," ungkap Menteri Nasir saat di Unpad Bandung, Kamis (03/05/2018).

Menurut Menteri Nasir yang tidak kalah penting bagaimana agar ekonomi masyarakat bisa turut meningkat. Jadi jangan masyarakat tergantung pada memanfaatkan sampah itu tapi upaya lain agar ekonominya membaik. Sedangkan, anggaran sesuai dengan yang dialokasikan pada Kementerian Ristekdikti, sudah dialokasikan ke masing-masing perguruan tinggi jadi tidak akan bergantung lagi pada pusat. 

"Pusat hanya untuk koordinasi saja. Untuk program KKN di Bandung bisa di pusatkan di Citarum,yang dilibatkan dalam hal ini seluruh perguruan tinggi Jawa Barat dan DKI dalam rangka meningkatkan Citarum Harum. Waktunya 7 tahun, tapi dalam 2 tahun ini kita harapkan ada kemajuan signifikan."

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, menargetkan air Sungai Citarum bisa bersih tanpa tercemar limbah apapun sehingga dapat diminum dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan sejak 2018.

"Paling tidak lima tahun, lima tahun kita berharap airnya semakin baik, industri semuanya sudah punya IPAL, orang sudah punya MCK, sehingga tidak buang kotoran ke sungai," ujarnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI