Status Pegawai Tak Jelas Terjadi Di 35 PTN Baru

SLEMAN, KRjogja.com – Aksi mogok kerja di UPN 'Veteran' Yogyakarta (02/05/2017) yang menuntut kejelasan status PTY menuai reaksi publik. Benarkah status para pegawai PTNB (Perguruan Tinggi Negri Baru) memang masih digantungkan pemerintah?

Menurut Wakil Rektor UPN Bidang Umum dan keuangan Dr. Susantahal itu sudah diatur dalam Peraturan Presiden nomor 10 tahun 2016 mengenai status kepegawaian pada dosen dan tenaga kependidikan di PTNB. Namun, saat ini terdapat 35 PTNB dengan sekitar 4000 pegawai yang menunggu kejelasan. Namun dari semua itu memang belum ada yang diangkat.

"Kami telah membantu support pemberkasan. Dari 412 PTY, di UPN semua lolos diangkat ke P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tinggal nunggu pengangkatan. Perpres nomor 10 itu memang sedang direvisi jadi ada kendala. Dan 4000 pegawai tersebut SK nya harus ditanda tangani satu-satu jadi lama,” terang Susanta.

Dr. Susanta mengaku tidak ada hal yang dikurangi. Semua hak normatif PTY telah diberikan meliputi gaji/honor PPNPN, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, uang makan, BPJS, sampai tunjangan hari tua. 

"Disebutkan honor telat, padahal tidak. Menurut peraturan, honor PPNPN diberikan pada hari kerja pertama bulan selanjutnya dan maksimal 10 hari. Itu berarti hari pertama kami ke KPPN untuk antri diproses. Jika lancar maka sore harinya bisa cair. KPPN di hari pertama pasti antri. Kami belum pernah menggaji lebih dari 10 hari. Sesuai peraturan belum terlambat,” ujar beliau saat ditemui di ruang rektor. (MG 19)

BERITA REKOMENDASI