STIKES Notokusumo Yogyakarta Lepas Wisudawan Prodi Diploma III Keperawatan Angkatan XXIX

Dalam sambutannya Giri mengungkapkan, sesuai undang-undang Profesi Tenaga Kesehatan termasuk profesi perawat guna untuk memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat secara legal dan aman harus lulus uji kompetensi sebagai syarat utama untuk mendapatkan STR. Uji kompetensi ini untuk mengukur bahwa perawat tersebut kompeten atau tidak di dalam melakukan bidang pekerjaannya. Kelulusan uji kompetensi dapat menjadi salah satu indikator untuk menilai institusi pendidikan keperawatan tersebut bermutu atau tidak.

“Hasil uji kompetensi dari lulusan Diploma III Keperawatan STIKES Notokusumo Yogyakarta setiap tahun mengalami peningkatan dan pada tahun 2021 ini dimana uji kompetensi nasional dijadikan sebagai syarat kelulusan /exit exam, kelulusan dapat mencapai 100 persen,” papar Giri dengan penuh syukur.

Giri menjelaskan bahwa STIKES Notokusumo Yogyakarta bekerjasama dengan beberapa mitra untuk serapan kerja baik dalam negeri maupun di luar negeri khususnya Jepang. Adapun mitra RS jejaring STIKES Notokusumo Yogyakarta yang dijadwalkan akan melakukan rekruitasi pada tahun ini antara lain RS Pantai Indah Kapuk, RS CMI Hospital, RS Metro Hospital, dan RS Citra Harapan.

Sebagai penutup Ketua STIKES Notokusumo Yogyakarta berpesan kepada wisudawan untuk terus meningkatkan kompetensi di abad 21 dan revolusi industri 4.0 yakni dengan mewujudkan SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, inovatif, menguasai IT, menguasai bahasa internasional, komunikatif, punya leadership yang tinggi dan memiliki critical thinking. Wisudawan diharapkan untuk selalu meng-upgrade kemampuan dan beradaptasi dengan perubahan zaman. (*)

BERITA REKOMENDASI