Tak Perlu Impor, Indonesia Bisa Produksi Baterai Lithium

SOLO, KRJOGJA.com – Hasil riset baterai lithium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kini memasuki tahapan untuk mengakhiri impor teknologi, engineer, dan materi industri.

“Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk mendukung industrialisasi baterai lithium,” jelas Prof Dr Wahyudi Sutopo, Guru Besar Fakultas Teknik (FT), Rabu (15/7/2020)

Dengan tahapan seperti itu berarti sudah saatnya dibangun industri baterai lithium nasional secara mandiri. Tiga komponen penting untuk memproduksi sudah tersedia di tanah air. Dari bahan baku, teknologi hingga engineer sudah tersedia. “Jadi tidak perlu impor,” tandas Prof Wahyudi.

Prof Wahyudi adalah guru besar baru UNS yang dikukuhkan rektor Prof Dr Jamal Wiwoho. Ia dikukuhkan bersama Prof Dr Tri Wiratno dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Dia menyampaikan pidato ilmiah berjudul “Menjalani dan Memaknai Hidup Melalui Teks dalam Perspektif Linguistik Sistemik Fungsional.”

BERITA REKOMENDASI