Tegar Anandya Fathoni Maba Termuda UPNVYK

USIANYA belum genap 16 tahun, Tegar Anandya Fathoni namanya. Pria kelahiran Medan 19 Desember 2003 tersebut saat ini tercatat sebagai mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta (UPNVYK) Program Studi Geofisika Fakultas Teknologi Mineral (FTM).

Hal yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa anak usia 15 tahun delapan bulan sudah menjadi mahasiswa. Dimana anak usia tersebut pada umumnya masih duduk di bangku kelas IX SMP atau X SMA. Sejak SD, sulung dua bersaudara ini memang sudah mengambil kelas percepatan atau akselerasi. Usia 5 tahun sudah masuk SD. Jenjang SD hanya dia tempuh selama lima tahun dan SMP dua tahun.

"SMA saya memilih jalur reguler atau tiga tahun. Ibu saya khawatir, kalau saya masuk kelas akselerasi maka saat masuk kuliah usianya masih terlalu keci. Ini juga menjadi keinginan saya sendiri untuk masuk ke kelas reguler," katanya di sela Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKK-BN) 2019 UPNVYK, Selasa (13/8).

Tegar menempuh pendidikan di Al Azhar Medan, mulai SD hingga SMA. Terbiasa dekat dengan orangtua, Tegar tidak mengaku khawatir ketika mulai masuk masa kuliah. Dia juga siap segera beradaptasi dengan teman-teman satu angkatannya. "Sebenarnya tidak jauh berbeda. Karena saat SMA juga jadi satu dengan teman yang usianya diatas dua tahun. Jadi lebih ke adaptasi saja," ungkapnya.

Tahun ini, UPNVYK menerima 3.280 mahasiswa baru. Mereka berhasil lolos seleksi dari 47 ribu pendaftar di UPNVYK. Untuk kelompok Soshum dalam SBMPTN UPNVYK tahun ini berhasil menempati peringkat pertama dari seluruh PTN di Indonesia. Sedangkan untuk Saintek ada di peringkat tujuh. 

"Saat ini kita memasuki era revolusi industri 4.0. Sebuah era yang ditandai dengan adanya  cyber physical system, internet of things and network. Kondisi ini mengubah cara hidup, bekerja hingga berhubungan satu sama lain," kata Rektor UPNVYK M Irhas Effendi. (Awh)

BERITA REKOMENDASI