The 7th SEA-DR dan USD Adakan Konferensi Internasional

SLEMAN, KRJOGJA.com – Saat ini, arus globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 banyak membawa perubahan dan peluang di dunia pendidikan. Namun, kedua isu tersebut ternyata juga memberikan tantangan bagi para pelaku pendidikan.

Untuk itulah, South East Asia Design Research (SEA-DR) bersama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan 'The 7th SEA-DR Improving Professionalism and Reflective Thinking Through Design Research' di USD Mrican Depok Sleman, Kamis-Sabtu (25-27/07/2019).

"Anak-anak sekarang sudah makin pandai dalam berkomunikasi. Hal itu tak lepas dari beragam informasi yang bisa didapat dengan mudah melalui IT. Namun untuk mengarahkan pendidikan yang baik, maka dibutuhkan inovasi dari pendidik," ungkap Yosep Dwi Kristanto, Ketua Panitia yang juga Dosen Pendidikan Matematika USD disela acara pembukaan, Kamis (25/07/2019).

Menurut Yosep, tema yang diusung tujuannya untuk mengembangkan profesionalisme para pendidik agar secara pro aktif dapat membangun sistem pendidikan yang berlandaskan ilmu pengetahuan. Disamping itu, forum pendidik juga harus bisa merefleksikan peran penelitian desain dalam menjawab tantangan di dunia pendidikan.

"Konferensi ini juga bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi ilmiah bagi peneliti, praktisi, pendidik dan pembuat keputusan untuk berbagi temuan penelitian dan praktik di bidang penelitian desain," jelas Yosep seraya menambahkan peserta konferensi internasional ini diikuti sebanyak 160 orang dari beberapa negara tetangga termasuk Indonesia.

Adapun pembicara utama ialah Prof Toh Tin Lam (Singapura), Dr Wanty Widjaja (Australia), Dr Maarten Dolk (Belanda), Dr Hongki Julie (USD) dan Prof Dr Masami Isoda (Jepang). Adapun konferensi ini bekerjasama dengan delapan jurnal nasional dan internasional. Nantinya, dampak bagi akademisi dari konferensi ini ialah karya ilmiahnya bisa dipublikasikan di jurnal-jurnal tersebut. (Adk)

BERITA REKOMENDASI