Tim PbM UPNVY Kembangkan Bakso Berbahan Rebung di Bulaksalak

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta (UPNVY) memberikan pendampingan untuk warga di Bulaksalak Wukirsari Cangkringan Sleman. Dalam program ini tim yang terdiri dari para dosen tersebut memperkenalkan pengolahan bakso dengan bahan dasar rebung.

Komoditas ini dipilih karena tunas bambu kaya akan manfaat serta rebung sangat diminati masyarakat dan familiar di lidah. Selain mendampingi pembuatan Bakso Rebung, Tim PbM UPNVY juga menyumbangkan mesin penggilingan daging dan papan nama 'Bakso Rebung Bambu Asri'.

Ketua Tim PbM UPNVY, Drs Tugiyo MM mengatakan program tersebut telah dilaksanakan pada 20 Agustus lalu. Ia dan anggota Dra Yekti Utami MSi bekerjasama dengan kelompok warga yang diketuai Partini.

Tugiyo menyampaikan wilayah yang berada paling utara DIY ini berada di jarak radius kurang dari 10 km dari Lereng Merapi. Wilayah ini masuk dalam zona merah jika terjadi bencana Erupsi Merapi.

"Tahun 2014 di Dusun tersebut sekelompok pemuda menginisiasi penanaman bambu sehingga terciptalah kawasan hutan bambu yang sejuk. Dinamakan 'Bambu Lestari' yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan," ujar Tugiyo di Kampus UPNVY di Condongcatur Sleman, Selasa (29/10/2019).

Bambu Lestari di Bulaksalak dengan luas lahan 80 hektar tersebut sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Tempat ini dapat dojadikan wahana untuk outbond, bumi perkemahan hingga wisata edukasi.

"Melihat potensi yang dimiliki maka diperlukan suatu gagasan yang dapat memberdayakan sumber daya yang ada di Bulaksalak untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkap Tugiyo. 

Menurut Tugiyo, gagasan yang ditawarkan yaitu menjadikan Bulaksalak sebagai tempat wisata edukasi dan konservasi alam bertaraf internasional. Namun sebelum menuju ke arah terebut, diperlukan ketrampilan dan keunikan yang ada di wilayah ini.

"Salah satunya adalah memberi nilai tambah pada Rebung atau Tunas Bambu. Rebung yang dipilih adalah jenis Rebung yang tidak akan jadi Pohon Bambu yang bagus, bahkan jika Rebung atau tunasnya diambil justru pertumbuhan Rumpun Bambu akan semakin baik," terang Tugiyo. (*)

BERITA REKOMENDASI