Tim PPM UNY Bantu Tingkatkan Produktifitas Pengrajin Tenun Lurik Kembangan di Era Pandemi Covid-19

DAMPAK adanya pandemi covid 19 dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali bagi pelaku usaha yang termasuk dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu UMKM yang merasakan imbasnya adalah pengrajin tenun lurik Kembangan. Keadaan sulit, dirasakan oleh para pengrajin, dimana pemasaran produk tenun lurik turun drastis oleh karena dampak pandemi covid 19. Keadaan ini perlu segera diatasi. Sebagai wujud sinergi antara Perguruan Tinggi dengan masyarakat, maka Tim PPM UNY merasa terpanggil untuk dapat
membantu dalam mengatasi permasalahan pengrajin tersebut.

Tim ini diketuai oleh Arif Marwanto, M.Pd. dari FT dan beranggotakan Dra. Penny Rahmawaty, M.Si. dari FE serta Afif Ghurub Bestari, M.Pd. dari FT. Menurut penuturan Arif Marwanto, kegiatan ini terlaksana dengan skema hibah Pengabdian kepada Masyarakat skim PKM dari Kemendikbud-Ristek. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mitra dalam meningkatkan produktifitasnya sebagai upaya untuk bangkit kembali oleh karena dampak pandemi covid 19.

Kegiatan yang telah dilaksanakan terdiri dari support beberapa peralatan baik peralatan produksi maupun kelengkapan showroom sesuai dengan kebutuhan mitra. Untuk peralatan produksi, dilaksanakan inovasi desain mesin kelos. Sebelumnya mitra melakukan penggulungan benang menggunakan alat yang sangat sederhana yang diputar secara manual dengan tangan, dan mampu menggulung 6 rol/jam. Namun dengan inovasi mesin kelos ini kapasitas penggulungan benang mampu ditingkatkan, dan mampu menggulung hingga 10 rol/jam. Selain itu peralatan produksi yang diperbantukan adalah mesin jahit dan mesin obras, beserta kelengkapannya.

UNY

BERITA REKOMENDASI