UAD Gelar Orientasi Untuk Mahasiswa Internasional 2021  

Editor: Ary B Prass

 

YOGYA, KRJOGJA.com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara rutin mererima mahasiswa internasional dari berbagai program kerja sama seperti pertukaran mahasiswa dari mitra Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN), program 2 + 2 (joint degree/gelar bersama), program 3+1 dari mitra PTLN, berbagai program beasiswa dari pemerintah Indonesia, program beasiswa dari Muhammadiyah, dan program reguler dengan biaya sendiri.

“UAD masih terus menerima mahasiswa internasional meskipun dalam masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun. Proses perkuliahan dilakukan secara daring,” kata Ida Puspita SS MARes, Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri UAD, Senin (18/10/2021).

Dikatakan, UAD secara resmi mengadakan kegiatan orientasi rutin setiap tahun untuk menyambut kedatangan mahasiswa internasional untuk belajar secara daring yakni Orientasi/Pembekalan Mahasiswa Internasional yang akan belajar di UAD, Senin (18/10/2021).

Acara ini bertujuan untuk mengenalkan tentang UAD, budaya Indonesia dan Islam, mensosialisasikan hak dan kewajiban mahasiswa internasional selama belajar di UAD, proses keimigrasian, memperkenalkan proses akademik di UAD, dan mempererat hubungan mahasiswa dengan para pengajar, dan staff yang berkaitan dengan mahasiswa internasional di UAD. Pembekalan Mahasiswa Internasional 2021 diadakan melalui media daring Zoom

Tahun ini,  UAD menerima 85 mahasiswa internasional baru: 10 mahasiswa berasal dari Universiti Malaysia Trengganu belajar di Program Studi Matematika dan Matematika; 75 mahasiswa dari Tiongkok dalam program 2 + 2 dan reguler terdiri dari 42 mahasiswa dari GuangXi University for Nationalities (GXUN) yang terdiri dari 17 mahasiswa belajar di Program Studi Sastra Indonesia, dan 25 mahasiswa belajar di Program Studi Manajemen,  28 mahasiswa dari Guangxi University of Foreign Languages (GUFL) yang belajar di Program Studi Sastra Indonesia, dan 2 mahasiswa dari Hainan College of Foreign Studies  yang belajar di Program Studi Sastra Indonesia, 1 mahasiswa belajar di Magister Manajemen dari Tiongkok dan 2 mahasiswa belajar Magister Pendidikan melalui jalur regular dari Tiongkok Jumlah ini meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan jumlah mahasiswa tahun 2020 yaitu sekitar 50 mahasiswa.

 

BERITA REKOMENDASI