Uang Kuliah di UT Sangat Ramah di Kantong Mahasiswa

TANGERANG, KRJOGJA.com – Uang kuliah di Universitas Terbuka (UT) sangat ramah di kantong mahasiswa. Demikian diungkapkan Warek Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama UT Rahmat Budiman di Kampus UT Pondok Cabe saat menerima kunjungan DPRD Kota Madiun, kemarin.

Biaya kuliahnya tergantung program studi yang dipilih oleh mahasiswa. “Dengan dana 8 juta sampai 9 juta rupiah sudah bisa mencetak satu sarjana lho,” ucapnya.

Dia menegaskan walaupun biaya kuliahnya ramah di kantong, tetapi kualitas tetap terjaga. Terbukti pada seleksi CPNS 2019, lulusan UT paling banyak lulus, mengalahkan alumni perguruan tinggi negeri (PTN) top lainnya.

Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Miko Saputro, SH. Ikut mendampingi dalam kunjungan studi banding ini Wakil Ketua DPRD Drs. H. Armaya, Ketua Komisi 1 Hari Santoso, ST; Ketua Komisi 3 Dwi Jatmiko Agung Subroto, SE, MM; dan Sekretaris DPRD Drs. Misdi, M.Si. Menjadi satu kebanggaan bagi kita bahwa Walikota Madiun Drs. H. Maidi SH, MM, M.Pd., merupakan mahasiswa program Doktor Administrasi Publik di UT.

“Kita tahu kiprah Universitas Terbuka dalam menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia semakin memperoleh pengakuan dari banyak pihak. Tidak hanya dari kolega sesama perguruan tinggi, tetapi juga dari lembaga lain seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dapat dilihat dari hadirnya DPRD Kota Madiun, Jawa Timur,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik UT Muhammad Yunus .

Salah satu tujuan para Wakil Rakyat ini hadir di UT untuk menambah wawasan dalam bidang Pendidikan Jarak Jauh. Selain hal tersebut, para wakil rakyat ini ingin mengetahui lebih banyak tentang Program Wajib Kuliah yang dicanangkan Rektor UT tahun 2021 lalu.

BERITA REKOMENDASI