UGM Juara Umum Pekan Ilmiah Nasional ke 32

BALI, KRJOGJA.com – Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).  Dari 25 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos Pimnas ke-32, UGM berhasil mengumpulkan 4 medali emas dari presentasi karya ilmiah, serta 5 medali emas dari poster. 

Selain medali emas, UGM pun berhasil menyabet 5 medali perak dan 5 medali perunggu dalam presentasi karya ilmiah, serta 3 perak dan 4 perunggu untuk poster ilmiah. Piala Bergilir Juara Umum Pimnas, bernama Adhikarta Kertawidya, diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ismunandar, kepada pihak UGM pada penutupan Pimnas ke-32 di Art Center, Denpasar, Bali, kemarin malam.

"Pimnas dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sikap ilmiah (scientific attitude) mahasiswa, membangun kemampuan untuk menulis karya ilmiah yang baik, kemampuan kewirausahaan, melatih berkerja sama dalam tim (teamwork), sekaligus membangun solidaritas silaturahmi antar mahasiswa. Ia pun berharap bahwa mahasiswa terus berinovasi dan tidak berhenti di Pimnas.
Demikian Ismunandar.

Ismunandar  berharap ,para mahasiswa terus meneliti dan berinovasi, tidak berhenti di Pimnas. Sebab tantangan ke depan akan semakin sulit dan mesti diselesaikan dengan inovasi dalam bidang teknologi, sains, maupun humanity. Jika passion kalian di situ (meneliti), lanjutkanlah. Sebab banyak yang bilang kalau jadi periset itu kan jalan sunyi. Tapi jika Adik-adik sudah suka, saya harap terus dilanjutkan,” tegas Ismunandar.

Sebagai penutup, secara khusus Kemenristekdikti memberikan penghargaan kepada Universitas Udayana yang telah menyukseskan Pimnas ke-32 dengan menjadi tuan rumah yang baik. Juga apresiasi dan penghargaan kepada panitia, dewan juri, serta peserta yang gigih sejak seleksi tahap universitas.

UGM merupakan kampus terbanyak yang meloloskan mahasiswanya berlaga di Pimnas ke-32, disusul oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan 23 tim. IPB pun berhasil menempat posisi kedua kampus terbaik dengan 3 emas, dan 2 perak dalam presentasi karya ilmiah, serta 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu dalam poster ilmiah. 

Sementara itu, Universitas Dipenogoro yang berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu dalam presentasi karya ilmiah serta 5 emas, dan 2 perak pada poster, mendapatkan posisi stagnan, yaitu posisi ketiga yang sama dengan Pimnas ke-31 tahun 2018. (Ati)

UGM

BERITA REKOMENDASI