UGM Peduli Kemandirian Tuna Netra

YOGYA (KRjogja.com) – Fakultas Peternakan UGM bersama Mandiri Amal Insani (MAI) meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Tuna Netra dan Rehabilitasi Rumah Sakit Jiwa, Rabu (21/12/2016) di Temanggung. Hadir dalam acara tersebut Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama Fakultas Peternakan UGM, Bambang Suwignyo, Ph.D., serta Abdul Ghofur, General Manajer MAI pusat.

Bambang Suwignyo mengatakan sektor peternakan menjadi salah satu sektor yang berperan dalam penyediaan pangan, terutama protein hewani yang dapat berupa telur, susu atau daging. Karena itu, optimistis dapat menjadikan bisnis pada sektor peternakan ini menjadi salah satu bisnis yang dapat membawa kemandirian ekonomi pada pelakunya termasuk tuna netra.

"Hasil diskusi dan assesment lapangan memperlihatkan bahwa bisnis telur asin menjadi pilihan usaha yang masih mungkin dilakukan oleh para tuna netra,”papar Bambang. Selain launching, dalam acara itu juga dilakukan pelatihan seputar bisnis telur asin untuk tuna netra dengan narasumber para ahli dari Fakultas Peternakan UGM, seperti Dr. Heru Sasongko dan Dr. Panjono. 

Budi, salah satu tokoh tuna netra setempat, menyatakan sangat berterimakasih atas kepedulian Fakultas Peternakan UGM dan MAI. Ia berharap usaha ini akan menjadi sarana mencapai kemandirian ekonomi keluarga. “ Semoga nanti akan ada tindak lanjut pendampingan,”harap Budi.

Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, D.E.A., mendorong kepada para pengelola program untuk tidak segan turun ke lapangan dengan datang ke rumah per rumah para palaku bisnis. Disamping itu, sebagai pembelajaran kemanusiaan maka sangat perlu untuk melibatkan mahsiswa. (*)

UGM

BERITA REKOMENDASI