UII juara I Tingkat Advance Kompetisi Konsultasi Pasien

YOGYA, KRJOGJA.com – Mahasiswa UII Hannie Fitriani keluar sebagai juara I kompetisi Patient Counselling Event (PCE) di ITB Bandung. PCR merupakan kompetisi tahunan yang diikuti perguruan tinggi yang memiliki  Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker. Secara rinci juara pertama Universitas Islam Indonesia (UII), juara dua dari Universitas Surabaya (Ubaya), juara 3 Universitas Gadjah Mada (UGM), juara  juara 4 UII, dan juara 5 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).  

Dosen Pembimbing Mutiara Herawati MSc Apt melaporkian hasil kompetisi pada pimpinan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) UII, Rabu (27/9/2017). Menurut Mutiara, tahun 2017  ini PCE merupakan kompetisi tahunan yang diikuti perguruan tinggi yang memiliki Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker dan dilaksanakan di Kampus ITB Bandung pada Jumat-Minggu (21-14/9/2017).

Untuk kategori beginer counsultant diikuti mahasiswa S1 Program Studi Farmasi. Dari UII diwakili adalah Denox Asih Pratiwi, Nureqi Satriani P, Prima Aulia Putra, Nur Siti Rahayu, dan Meryta Pamungkas dengan dosen pembimbing Yulianto MPH Apt dan Sista W MBiotech Apt. Sedang wakil kategori advance counsultant untuk Program Studi Profesi Apoteker adalah  Hannie Fitriani, Ayuningtyas Galuh Purwandityo, Fitra Roamandhonsyah, dan Dwi Welda Afetma dengan pembimbing Mutiara Herawati. Saat berkompetisi di Bandung, tim mereka didampingi Dosen Prodi Profesi Apoteker Saepudin PhD Apt.

Dua wakil tim Ayuningtyas Galih dan Fitra Romadhonsyah menjelaskan, kompetisi terdiri dari tiga tahap penyisihan, semifinal dan final. Setiap tahap berlangsung sembilan menit untuk memecahkan masalah. Dalam kompetisi tersebut,  peserta masuk ke bilik konsultasi dan ada pasien yang membawa resep yang ternyata obat yang diresepkan dokter tidak cocok dengan kondisi pasien terakhir.

“Di sini, calon apoteker diuji apakah akan memberikan obat sesuai resep dokter atau memberikan obat dengan merek lain, tetapi aman bagi pasien. Apoteker yang baik akan konsultasi dengan dokter pembuat resep, sebelum mengganti obat,” kata Ayu. (Fsy)

 

UII

BERITA REKOMENDASI