UIN Sunan Kalijaga Raih ISO 9001 : 2015

YOGYA, KRJOGJA.com – Tekad UIN Sunan Kalijaga untuk memprioritaskan kualitas pembelajaran terus meningkat. Langkah nyatanya dengan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001. Bila sebelumnya ISO 9001 : 2008, sekarang mengupgrade menjadi ISO 9001 : 2015 yang diperoleh dari lembaga Sertifikasi TUV Rheinland Jerman.

General Manager Brand Office Operation TUV Rheiland di Yogyakarta C. Tono Infantrianto menyerahkan piagam sertifikasi ISO 9001 : 2015 kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. H. Sutrisno, M.Ag. Kesempatan tersebut berlangsung pada pembukaan Audit Mutu Internal XIV Berbasis Dashboard System di gedung Prof. Saifuddin Zuhri Lt.1 UIN Sunan Kalijaga, Kamis (7/9).

Prof. Dr. H. Sutrisno, M.Ag menyampaikan sistem penjaminan mutu yang dimulai sejak tahun 2006 ini sistem kepengelolaannya di semua unit kampus harus bisa diinduksikan kepada pengelola yang baru. “Ini menjadi penting karena semua bagian punya peran dan semangat yang besar” tutur Sutrisno.

Sutrisno menambahkan diperolehnya sertifikasi ISO 9001:2015 ini, perbaikan sistem penjaminan mutu tidak boleh berhenti. Kita harus terus berproses memperbaiki kualitas lulusan kampus. Dengan meningkatkan mutu pendidikan, menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan menggencarkan Tri Dharma perguruan tinggi agar lebih masih.

Sementara C. Tono Infantrianto mengatakan Konsep versi ISO 9001:2015 saat ini berdasarkan manajemen resiko, dengan alasan membentuk kemampuan daya saing dan sustainable systems. Sistem penilaian juga diubah, klausul dari yang dahulunya delapan sekarang digenapi sepuluh klausul.”Saya berharap peraihan ini dapat menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di kampus”, kata Tono. 

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sunan Kalijaga Dr. Muhammad Fakhri Husein, SE., M.Si. menyatakan bahwa sitem audit berbasis dashboard digunakan untuk memberi informasi dan arahan bagi masing-masing unit yang ada di kampus. Bahan masukan dari para auditor dijadikan pertimbangan untuk meningkatkan standar mutu manajemen. (*)

BERITA REKOMENDASI