UMS Menuju Universitas Riset

SOLO, KRJOGJA.com – Riset university masih jauh dari harapan perguruan tinggi swasta (PTS) besar seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Karena aktivitas dosennya masih banyak tersedot untuk mengajar mahasiswa daripada melakukan riset.

Itu merupakan konsekuensi PTS yang sumber pendapatan utama mengandalkan mahasiswa. Banyaknya jumlah mahasiswa yang diterima harus menguras dosen untuk mengajar. "Meski begitu riset university UMS tetap harus dikejar," kata Dr Sofyan Anif, rektor UMS, Selasa (23/10).

Memasuki usianya yang ke 60, UMS tetap harus menuju ke universitas riaet. Karena itu sudah masuk dalam renstra pengembangan pada 2029. Sisa waktu sekitar 11 tahun, kata Anif, masih dimungkinkan untuk mengejar sasaran itu. "Kami akan berusaha."

Untuk menuju ke universitas riset, separoh waktu doaen harus untuk riset. Kenyataannya 100 peraen dosen masih mengajar. Kalau mau mengembangkan riset tidak mungkin lagi memperbanyak mahasiswa. Ini tantangan UMS ke depan.

Dalam usianya ke 60, UMS ingin membuktikan komitmennya dalam membangun bangsa. Karena itu dalam Milad, UMS mengangkat tema "UMS untuk Negeri." (Qom)

BERITA REKOMENDASI