Unimus-BI Sosialisasi Peran Rupiah

SEMARANG,KRJOGJA.com – Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang (FE Unimus) bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) menggelar seminar nasional 'Sosialisasi Tugas Bank Indonesia dan Uang Rupiah Tahun Emisi 2016' di kampus Kedungmundu. 

Dibuka Rektor Unimus Prof Dr H Masrukhi MPd, semnas menampilkan pembicara Dekan FE Unimus Dr Hardiwinoto MSi, Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI Edhie Haryanto dan Performance Manager BI Dandy Indarto Seno.

Menurut Dr Hardiwinoto bentuk dan corak uang kertas Indonesia tergolong berkualitas sangat bagus dan seksi jika dibanding uang dari berbagai negara di dunia. Namun sayangnya, seringkali uang rupiah merosot nilainya dan sering rentan terkena “serangan inflasi”. Sehingga BI, pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia perlu menjaga dan mengamankan rupiah agar tidak merosot.

“Tahun 1965 rupiah mengalami inflasi 660 persen.  Tahun 1998, juga demikian. Sebelum 1998 nilai tukar rupiah Rp 2.000 terhadap dolar AS tetapi tahun 1998 nilai tukar menjadi Rp 15.000 sehingga rupiah sangat merosot. Jika sebelum 1998 bisa membeli motor maka tahun 1998 dengan jumlah uang yang sama hanya bisa untuk membeli sepeda onthel” ujar Dekan.  

Edhie Haryanto menyatakan sebagian masyarakat Indonesia ada yang tidak paham akan uang , uang rupiah dan kenapa uang bisa merosot nilainya serta bagaimana cara pemerintah menjadikan uang kembali stabil. (sgi)

BERITA REKOMENDASI