Unisa Yogya Menduduki Peringkat 4 PTS DIY dalam Pendanaan PKM 5 Bidang

YOGYA, KRJOGJA.comUniversitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menduduki peringkat ke-4 PTS se-DIY dalam Pendanan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang tahun 2020. Total ada 11 judul proposal yang ditembus oleh mahasiswa Unisa Yogya.

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Rifandi, SE  AAk mengatakan keputusan Unisa menduduki peringkat ke-4 sebagai PTS DIY dalam Pendanaan PKM 5 Bidang tercantum  dalam surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, nomor 1686/E2/TU/2020.

Kegiatan di bawah binaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V ini dilaksanakan dalam rangka memandu mahasiswa untuk menjadi pribadi yang tahu aturan, taat aturan, kreatif, inovatif, dan objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual.

Menurut Rifandi, total terdapat 11 judul proposal yang berhasil ditembus oleh mahasiswa UNISA Yogyakarta. 4 proposal PKM Kewirausahaan (PKMK), 4 proposal PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMM), dan 3 proposal PKM Penelitian Eksata (PKMPE).

Nama ke-11 mahasiswa UNISA Yogya yang berhasil mendapat pendanaan, yaitu Resi Sukma D., Dwi Cahyo PP, Nurrohmah Maylingga, Dinda Ratna C, Dwi Agustina S, Riwi Risna N, Astin T, Bahjatun Nadziroh, Nurinayah Magfirah, Mentari Anisa R, dan Rifkah Sulistyawati.

“Alhamdulillah nomor 4 PTS se-DIY, mudah-mudahan tahun ini ada yang sampai PIMNAS, supaya UNISA makin jaya.” ujar Muhammad.

Universitas ‘Aisiyah (Unisa) tidak bisa dilepaskan dari organisasi ‘Aisyiyah yang merupakan salah satu organisasi gerakan sosial keagamaan yang merupakan bagian dari Muhammadiyah.  ‘Aisyiyah dalam menyelenggarakan pendidikan dimulai dari taman kanak-kanak sampai tingkat pendidikan tinggi, dilaksanakan dengan tekun dan penuh tanggungjawab.

Pendidikan Tinggi ‘Aisyiyah diawali dari berdirinya Sekolah Bidan ‘Aisyiyah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta berdasarkan SK Menkes No 65 tanggal 10 Juli 1963. Kemudian dibuka pula Sekolah Panjenang Kesehatan Tingkat C ‘Aisyiyah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Pada tahun 1978 Sekolah Panjenang dan Sekolah Bidan melebur menjadi Sekolah Perawat Bidan ‘Aisyiyah (SPB ‘A) Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Tahun 1980 SPB ‘A berubah menjadi Sekolah Perawat Kesehatan ‘Aisyiyah (SPK ‘A). Tahun 1982 dibuka Program Pendidikan Bidan ‘Aisyiyah (PPB ‘A) setingkat Diploma satu kebidanan.

Tahun 1991 SPK ‘A dikonversi menjadi Akademi Keperawatan ‘Aisyiyah Yogyakarta (AKPER ‘Aisyiyah) sesuai dengan SK Menkes RI No HK 00.06.1438 tanggal 6 Juli 1991. Tahun 1998 AKPER ‘Aisyiyah dikonversi menjadi Akademi Kebidanan (AKBID) ‘Aisyiyah Yogyakarta sesuai dengan SK Menkes RI No HK 00.06.1.3.02187

Tahun 2003 AKBID ‘Aisyiyah Yogyakarta ditingkatkan statusnya menjadi SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH YOGYAKARTA sesuai dengan SK MENDIKNAS RI No 181/D/O/2003 tanggal 14 Oktober 2003 dengan Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Profesi Ners (Keperawatan) dan D3 Kebidanan. Pada tahun 2009 mulai dibuka Program Studi baru yaitu DIV Kebidanan Pendidik dengan SK ijin penyelenggaraan no 397/D/T/2009 tanggal 18 Juni 2009.

Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 66/E/O/2012  STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta menambah satu program studi yaitu prodi Fisioterapi S1. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia no 080/P/2014 STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta menambah satu program studi yaitu prodi Ilmu Kebidanan S2.

Tahun 2016, tepatnya pada tanggal 10 Maret 2016, STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta berubah bentuk menjadi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melalui Surat Keputusan (SK) Kemenristek Dikti nomor 109/KPT/I/2016. Bersamaan dengan perubahan bentuk tersebut, terdapat sepuluh program studi baru yang mendapatkan ijin penyelenggaraan pendidikan yaitu: Profesi Fisioterapi, D4 Analis Kesehatan, D3 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (TRR), S1 Administrasi Publik, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Psikologi, S1 Bioteknologi, S1 Arsitektur, S1 Akuntansi, dan S1 Manajemen. (*)

BERITA REKOMENDASI