Unissula Gelar Workshop Tangani Rob dan Baniir Kota Semarang

SEMARANG,KRJOGJA.com- Persoalan rob dan banjir hamper dipastikan selalu terjadi di kota Semarang, meski belakangan ini sejumlah bagian yang biasanya rob dan banjir di Semarang sudah bisa diatasi dengan bantuan sejumlah mesin pompa dan pembuatan polder. Tetapi masih sangat perlu tindakan lanjutan serta partisipasi masyarakat luas agar rob dan banjir bisa diatasi total di kota Semarang.

Hal tersebut disampaikan Dosen Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung Unissula Semarang Prof Imam Wahyudi DEA PhD dan Dr Mila Karmila pada workshop tentang Rob, Banjir dan Solusinya bagi Kota Semarang yang digelar Fakultas Teknik Unissula bekerjasama dengan Rotterdam University of Applied Sciences (RUAS) Belanda. 

Selain pembicara dari Unissula, workshop juga menampilkan sejumlah 4 pembicara dari RUAS yang dipimpon Charlotte S dan Kepala Dinas Pusadataru (Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Propinsi Jateng Prasetyo Budie Yuwono ME.
 
"Unissula dan RUAS bekerjasama dan meraih hibah Erasmus+ untuk students exchange antar 2 perguruan tinggi ini, lecturer exchange, penelitian bersama dan seminar bersama dll. Empat orang dari RUAS kemarin sudah meninjau kali banger, kali Tenggang, kawasan Kota lama dan sejumlah tempat lainnya di kota Semarang. Untuk kali Banger saat ini sudah bisa diatasi dan masalahnya sudah selesai, tinggal yang di Kali Tenggang. Lewat workshop ini akan dibahas persoalan rob banjir dan penyelesaiannya” ujar Dr Mila Karmila yang juga ketua panitia workshop.(Sgi)

BERITA REKOMENDASI