UNS Ingin Kembangkan KKN di Daerah 3T

SOLO, KRJOGJA.com – Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho ingin mengembangkan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ke daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia. 

"Jadi kami tidak ingin mahasiswa berKKN di sekitar Solo. Kami ingin mengembangkan ke daerah 3T," kata Prof Jamal pada pelepasan KKN perode XII, Selasa (14/1/2020).

Dengan diterjunkan di daerah 3T, maka para mahasiswa akan terlihat perannya sebagai agen perobahan (agent of change). Pada periode ini UNS menerjunkan 1738 mahasiswa dan 77 Dosen Pembimbing Lapangan ke 16 Kabupaten di Jawa Tengah, 6 Kabupaten di Jawa Timur, 3 kabupaten di Jawa Barat, 1 Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 7 Kabupaten di Luar Jawa.

"Total lokasi KKK ada 173 Desa, 55 Kecamatan, 32 Kabupaten dan 8 Provinsi serta 1 di  Luar Negeri yakni Sabah Malaysia," jelas Prof Dr Okid Parama Astirin MS,  Ketua LPPM. Yang mengikuti KKN di Sabah tercatat 20 mahasiswa. Mereka berada di Kinabalu dengan program berbasis kemitraan.

Pada pelepasan mahasiswa KKN rektor Prof Jamal didampingi Komandan Korem 072 Warastrama Kolonel Inf Rafael Granada Baay. Ia menjelaskan bahwa anggota TNI juga ditugaskan di daerah 3T. Jika mahasiswa juga ada yang diterjunkan akan sinergi dalam memajukan daerah 3T.(Qom)

BERITA REKOMENDASI