UNS Tingkatkan Jumlah Mahasiswa Asing

SOLO (KRjogja.com) – Jumlah mahasiswa asing di Universitaa Sebelas Maret (UNS) Solo masih jauh dari harapan yakni kurang dari 300 orang. Padahal perguruan tinggi yang berstatusi PTNBH yang kini tengah dirintis UNS minimal 3-5 persen dari mahasiawa yang ada adalah mahasiswa asing.

"Kalau kita mau PTNBH harus terus meningkatkan jumlah mahasiswa asing," jelas Prof Drs Sutarno MSc PhD, wakil rektor I UNS usai membuka Saresehan Mahasiswa Pascasarjana UNS, Kanis (12/10).

Kegiatan Cross Culture itu berubah diselinuti duka karena seorang alumni asal Cina, Huang Zhaoying alias Cherry meninggal dunia. Lulusan S2 Linguistik ini pada 9 September lalu diwisuda. Tiga hari kemudian berniat pulang ke negaranya, tapi pada 10 September jatuh sakit dirawat di RS Dr Oen, hingga meninggal dunia, Selasa (10/10).

Dalam upaya mendongkrak jumlah mahasiswa asing, lanjut Prof Sutarno, UNS menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi termasuk dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Jika ada mahasiswa asing yang ingin menempuh studi di UNS dipersilakan. Begitu juga dengan yang lain.

Dalam waktu dekat juga akan membuka program double degree kerjsama dengan beberapa negara diantaranya Jepang dan Korea Selatan. Pihak Kemenristekdikti telah memberi lampu hijau untuk membuka double degree. Hal ini dioerkuat Direktur Pascasarjana Prof Dr Furqon Hidayatullah.

"Dalam waktu dekat kami akan ke Jepang untuk mematangkan program double degree," tambah Prof Furqon.  Terkait meninggalnya Cherry ia menjelaskan masih disemayamkan di rumah duka Tiong Ting. Dari pihak keluarga belum memutuskan apakah dibawa ke Cina atau dikremasi di sini. (Qom)

UNS

BERITA REKOMENDASI