Waspada, Joki Kampus Perluas Target

BANTUL, KRJOGJA.com – Modus perjokian untuk masuk ke perguruan tinggi hingga kini masih marak terjadi dengan berbagai metode. Apalagi saat ini perjokian yang terjadi bukan hanya mengincar program studi favorit seperti kedokteran. Akan tetapi juga sudah mulai mengincar program studi yang telah terakreditasi A.

Hal tersebut disampaikan Mawardi Achmad AMd, Kepala Urusan Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Penmaru UMY), saat menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Gedung KH. Ibrahim Kampus Terpadu UMY Tamantirto, Bantul, Kamis (1/3).

"Metode perjokian saat ini tidak hanya dilakukan untuk masuk ke program studi yang favorit seperti kedokteran. Namun juga berbagai program studi yang lain juga saat ini sudah menjadi target incaran. Khususnya bagi program studi yang telah terakreditasi A," ujar Mawardi.

Mawardi juga menambahkan untuk mengatasi hal tersebut pihaknya membuat sebuah tim anti perjokian yang bekerjasama dengan pihak kepolisian. Selain membuat 5000 jenis soal berbeda. Metode terbaru yang diterapkan adalah finger print dan foto wajah.

"Jadi sebelum memasuki ruang ujian, dilakukan finger dan foto wajah. Setelah selesai ujian, peserta juga kembali melakukan finger dan pengecekan wajah," jelasnya. Selain itu, UMY mengadakan tes ujian tertulis di sekolah.  Tetapi, tingkat keamanan ujian masih bisa ditembus oknum yang terlibat perjokian.

Mawardi juga mengungkapkan bahwa praktik perjokian dengan modus memanfaatkan kecanggihan teknologi pun pernah terjadi. Diantaranya dengan merekam soal tes dan mengirimkannya keluar. Ketika dicegah dengan mengacaukan sinyal, berganti dengan metode lain yaitu menggunakan sinyal HT.

Selain memaparkan tentang keamanan sistem Penerimaan Mahasiswa Baru, Bachtiar Dwi Kurniawan SFill MPA, Kepala Urusan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru memaparkan tentang metode sosialisasi untuk menarik minat calon Mahasiswa. Berbagai metode terbaru perlu untuk diterapkan dalam memberikan informasi yang lengkap sehingga mampu menarik minat calon mahasiswa. (R-3)

BERITA REKOMENDASI