Wisuda Pakai Face Tracing Animasi Diapresiasi Leprid

Wakil Rektor Bidang Akademik Unika Soegijapranata, Cecilia Titiek Murniati mewakili Rektor Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC mengatakan bahwa cara ini merupakan hal pertama yang dilakukan sebagai pengganti wisuda secara fisik. Tujuannya agar prosesi yang sakral dalam kelulusan sarjana tetap membekas bagi wisudawan.

“Memang unik, para wisudawan dan wisudawati tidak mendatangi acara wisuda, namun bisa menyaksikan dirinya diwisuda di Youtube. Bahkan anak orang tua wisudawan yang sedang menonton di Youtube langsung telpon menanyakan ke kami, anaknya kok ikut wisuda, padahal sebelumnya pamit untuk ke toko. Juga ada yang menanyakan kenapa kok tidak mengundangnya, lantaran di video animasi juga menampilkan deretan undangan orang tua yang sebenarnya itu merupakan dokumentasi wisuda Desember tahun lalu,” ungkap Cecilia didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Wisuda Animasi, Bernadeta Lenny Setyowati, Sabtu (20/6/2020).

Bernadeta sendiri mengakui penyelenggaraan wisuda dengan Face Tracking Animation meski dikerjakan hanya melalui perangkat tanpa berada di lokasi kampus Unika Soegijapranata, namun tetap saja memeras pikiran. “Bedanya kalau wisuda fisik butuh waktu sehari, ini persiapannya 2 minggu dan harus mengumpulkan foto wisudawan sebanyak 536 orang. Foto muka dalam esolusi tinggi kemudian dipasangkan ke model yang disiapkan mengikuti prosesi. Dari segi beaya pun juga lebih besar,” ungkap Bernedeta.

BERITA REKOMENDASI