KKN UAD Ajarkan Hafalan Doa Sehari-hari yang Menyenangkan Dengan Metode Active Learning Untuk Anak-anak TPA

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode 88 dari Unit XIX.D3 mengadakan pelatihan menghafal do’a sehari-hari menggunakan metode active learning untuk anak-anak Taman Pendidikan Al-Qu’ran (TPA) di Padukuhan Taman, Purwoharjo, Samigaluh, Kulonprogo, Yogyakarta.

Pelatihan menghafal do’a sehari-hari ini merupakan program yang diusung oleh mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhammad Alif Kurniawan yang sekaligus menjadi pemateri dengan mengisi kegiatan di TPA yang berlangsung pada Selasa 22 Februari 2022 lalu. Ahmad Nurhadi selaku Ketua Tim KKN UAD Reguler Periode 88 Unit XIX.D3 menuturkan, peran mahasiswa KKN sendiri dalam kegiatan ini adalah ikut serta mendampingi peserta TPA yang berjumlah 16 anak dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan diawali dengan tepuk-tepuk dan penyampaian kisah teladan Islami untuk membangun semangat dan menarik perhatian anak-anak,” ujarnya.

Selanjutnya, DPL membimbing peserta menghafal beberapa do’a keseharian seperti do’a sebelum makan, do’a sebelum tidur, dan do’a sebelum belajar. “Kegiatan menghafal ini menggunakan beberapa metode yang menyenangkan, diantaranya metode tepuk-tepuk, metode card short, dan metode index card match,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, metode ini memungkinkan anak-anak untuk terlibat aktif baik secara individual maupun kelompok, sehingga memudahkan proses mengingat do’a-do’a yang diajarkan. “Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan sosial anak-anak, terutama terkait dengan kerja tim,” imbuhnya.

Sementara itu, dosen pemateri yang akrab dipanggil Pak Alif menyampaikan, active learning merupakan sebuah cara yang menyenangkan untuk memudahkan santri dalam belajar, salah satunya adalah belajar menghafal baik Al-Qur’an ataupun do’a sehari-hari.

“Active learning bisa membantu otak manusia lebih mudah merespon aktifitas yang sedang dilakukan, sehingga aktifitas atau ilmu yang sedang dipelajari akan mudah ditangkap,” ucapnya.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, kegiatan menghafalkan do’a di TPA Padukuhan Taman ini sangat bermanfaat untuk anak-anak dan bagi kehidupan manusia secara luas, sebab ia bisa mengantarkan manusia meraih kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Berdo’a selain menjadi keharusan bagi manusia sebagai seorang hamba, hal tersebut juga menjadi kebutuhan setiap insan agar bisa senantiasa dekat dengan Rabbnya. (*)

BERITA REKOMENDASI