Kolaborasi Pendidikan Fisika UAD dan University of Nueva Caceres Filipina dalam Program ‘The Tradition Continues’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta berkolaborasi dengan University of Nueva Caceres (UNC) Filipina menyelenggarakan beberapa program dengan konsep virtual meeting.

Kegiatan yang diselenggarakan setiap hari Rabu pada bulan Juni 2021ini bertajuk ‘UAD-UNC Collaboration : The tradition Continues’. Yang terdiri dari 4 kegiatan utama yaitu Cultural Exchange, Education Technology Conferences, Research Festival, dan Community Extension Program.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Dr. Fay Lea Patria M. Lauraya sebagai Presiden UNC, Kaprodi Pendidikan Fisika UAD, Dosen, dan mahasiswa sebagai peserta. Kedepan dengan adanya kegiatan kolaborasi UAD-UNC ini diharapkan mahasiswa dapat berperan lebih banyak di kancah internasional dan berwawasan global.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Prodi Pendidikan Fisika UAD mendidik mahasiswanya untuk berwawasan global, dan mengajak seluruh putra putri bangsa untuk kuliah di Pendidikan Fisika UAD,” kata Eko Nursulistiyo selaku Kaprodi Pendidikan Fisika UAD, di kampus 4 UAD, Jalan Ring Road Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Selasa (29/06/2021).

Pada tanggal 9 Juni terselenggara kegiatan ‘UAD-UNC Cultural Exhange Program’. Education Technology Conferences terselenggara pada tanggal 16 Juni. Research Festival terselenggara pada tanggal 23 Juni. Sedangkan Community Extension program akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2021. Sebanyak kurang lebih 200 peserta dari UAD dan UNC berpartisipasi dalam acara yang dilaksanakan online tersebut.

Para pembicara kegiatan Cultural Exchange Program adalah perwakilan dari UNC yaitu Mark Philip Paderan, bersama 9 mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UAD dari semester 2 dan 4 yang memaparkan budaya Indonesia seperti olahraga tradisional, pertunjukan tradisional, dan makanan khas Indonesia.

Pada sesi Best Practice on Campus Leaderships, perwakilan dari UAD oleh Dr. Widodo, M.Si dengan pemaparannya yang berjudul ‘Campus Management in Pandemic Covid-19’.

Angelica R. Cadag dari UNC memaparkan mengenai ‘Nurturing Mental Health in Resilient Educational Deliveri of UNC’. Kesehatan mental dapat dijaga dengan CARE (Competence enhacement Awareness of oneself, Relationship building, Emotional Regulation).

Diskusi antara mahasiswa UAD dan UNC berjalan menarik dengan tema “How to face pandemic era” di akhir sesi. Mahasiswa UNC dan UAD saling berbagi cerita bagaimana menghadapi Pandemi Covid-19.

Sedangkan pembicara kegiatan Education Technology Conferences adalah Kaprodi Pendidikan Fisika UAD Eko Nursulistiyo. Dia menyampaikan tentang platform digital di masa Pandemi Covid-19. “Platform Digital merupakan program yang dapat menunjang keberhasilan dalam pembelajaran daring,” kata Eko.

Pembicara kedua Drs. Ishafit, M.Si., memperkenalkan eksperimen interaktif jarak jauh yaitu Remote Physics Laboratory (R-Phylab). Eksperimen jarak jauh ditawarkan kepada peserta didik dalam skala global dan dirancang untuk meningkatkan pembelajaran di luar kelas sehingga cocok digunakan sebagai media pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

“R-Phylab dikendalikan komputer yang dapat diakses dan dikontrol secara eksternal melalui Internet dengan browser web menjadikan tidak ada batas lokasi peserta didik dalam belajar,” kata Ishafit.

Pembicara ketiga Michel P.Basister dalam sesinya menjelaskan tentang kursus online yang biasanya digunakan oleh mahasiswa untuk meningkatkan skil atau kompetensi diri. Dia merekomendasikan beberapa kursus online yang umumnya digunakan seperti Coursera, Jamboard, Linkedln.

Pembicara keempat adalah Yudhiakto Pramudya selaku Dosen di UAD yang sudah mengembangkan alat peraga astronomi untuk tunanetra. Dia juga mengenalkan tentang Observatorium yang dimiliki oleh UAD kepada partisipan dari UNC.

Meskipun pada saat ini obervatorium ditutup untuk kunjungan lokasi tetapi Observatorium UAD menyediakan program Virtual Tour. “Melalui program ini diharapkan mengenalkan pengalaman berkunjung langsung ke observatorium walaupun secara daring. Virtual Tour ini dapat diakses secara gratis dan menampilkan gambar yang menarik seperti kubah observatorium dengan teleskop utamanya,” kata Yudhiakto.

Kegiatan ketiga yaitu Research Festival dengan pembicara Afit Istiandaru, M.Pd selaku Dosen Pendidikan Matematika UAD. Serta sharing hasil research dari mahasiswa program magister dan program sarjana pendidikan Fisika UAD yaitu Hemi Rahmawati, Bayu Kurniawan, Efilia Alun Jaladri.

Sedangkan untuk kegiatan Community Extention Program akan dilakukan pemaparan pengalaman mahasiswa Pendidikan Fisika tentang Program Kampus Mengajar yaitu oleh Trisna Avi, Alim Mustava, dan Miratun Nafiah. Dan, Program Pengabdian Masyarakat Prodi S2 Pendidikan Fisika UAD yaitu Efilia Alun, Marini, Delta Rosiana, dan Aulia. (*)

BERITA REKOMENDASI